• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Covid-19 Mengganas, Toyota Perpanjang Penutupan Pabrik di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Toyota Motor Corporation Target 10,77 Juta Mobil Terjual Pada 2020

Toyota Motor Corporation. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Toyota mengumumkan untuk memperpanjang penangguhan produksi mobil di Indonesia menyusul pandemi coronavirus (Covid-19) yang kian mengganas.

Sedianya pabrik mobil yang berada di bawah kendali Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) itu menghentikan produksi mobil hingga 17 April 2020 dan kembali berproduksi pada 20 April 2020. Namun kini mereka mengumumkan penangguhan produksi diperpanjang hingga 24 April 2020.

Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN, Bob Azam, menjelaskan apresiasi dan dukungan atas inisiatif pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi isu ini, termasuk persiapan dan implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Perpanjangan penangguhan produksi ini dilakukan dengan maksud mengedepankan keselamatan dan kesehatan karyawan serta para pemangku kepentingan lainnya dalam mengambil keputusan terkait dengan pandemi covid-19.

“Bagi kami, keselamatan karyawan serta pemangku kepentingan terkait adalah yang utama dan kami akan selalu mematuhi arahan dari pemerintah untuk menekan penyebaran COVID-19. Kami telah memastikan kecukupan pasokan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan ekspor, sebagai bagian tanggung-jawab kami sebagai basis produksi untuk domestik dan ekspor,” ungkap Bob Azam dalam keterangan resmi perusahaan, Jumat (17/4/2020).

Sebagaimana pengaturan dalam penghentian aktivitas produksi sebelumnya, beberapa aktivitas diantaranya adalah logistik ekspor akan tetap berjalan dibawah pengawasan pembatasan sosial dan keamanan kesehatan yang ketat sebagai bagian dari tanggung-jawab TMMIN kepada pelanggan.

TMMIN memastikan bahwa pelaksanaan seluruh aktivitas perusahaan selama pemberlakuan PSBB akan sesuai dengan peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku.

“Kami akan terus memantau situasi terkini dalam mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan arahan yang kami terima dari pihak berwenang,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Corona IndonesiaCOVID-19Industri OtomotifManufakturToyota
No Result
View All Result

Terbaru

  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.