• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Industri FILM Indonesia Sangat Ditopang Revolusi Digital Dunia

by Redaksi Asiatoday
August 1, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Industri FILM Indonesia Sangat Ditopang Revolusi Digital Dunia

Kantor MD Picture Indonesia. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Era revolusi digital yang tengah booming di seluruh dunia, turut mempengaruhi sektor industri Film Indonesia. Statistis menunjukkan, pelaku industri film di tanah air, terpaksa harus mengubah pola jika ingin tetap berkibar.

Hal ini terlihat dari capaian keuntungan bersih salah satu produsen film di Indonesia, PT MD Pictures Tbk. Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk emiten bersandi saham FILM itu tercatat sebesar Rp21,09 miliar anjlok sebesar 73,3 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp79,01 miliar.

Tak hanya itu, pendapatan perseroan juga turun 35,58 persen menjadi Rp111,88 miliar selama paruh pertama tahun ini, dari posisi Rp173,69 miliar pada semester I/2018.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Uniknya, sumber pendapatan besar perseroan justru ditopang dari pendapatan digital dan sewa yang mengalami pertumbuhan 10,62 persen menjadi Rp43,20 miliar yoy dari posisi sebelumnya Rp39,05 miliar. Pendapatan dari sewa bangunan dan studio juga melonjak menjadi Rp20,18 miliar per Juni 2019, dari posisi Rp356,85 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, pendapatan dari layar lebar merosot 63,36 persen menjadi Rp45,95 miliar secara tahunan dari posisi sebelumnya yang sebesar Rp125,44 miliar.

Menurut Head of Digital MD Pictures Dave Ulmer, kenaikan pendapatan di sisi digital dan sewa terjadi seiring berkembangnya revolusi digital di Indonesia. FILM yang menjadi produsen dan distributor dalam dunia hiburan pun mendapatkan berkah darinya.

“Indonesia sedang mengalami revolusi digital dan MD Pictures memimpin pasar Indonesia sebagai produser dan distributor terbesar dalam dunia hiburan, baik dalam bentuk tradisional maupun digital. Hal ini sejalan dengan konsumen milenial yang berkembang pesat,” tulisnya dalam pernyataan resmi, Kamis (1/8/2019).

Selama periode Juni hingga Juli 2019, FILM mencatatkan sekitar 6,2 juta penonton, yang merupakan salah satu jumlah penonton terbanyak di industri perfilman Indonesia. Salah satu film yang diproduksi perseroan selama periode tersebut adalah “Danur Asih”.

Selama setahun terakhir, FILM telah memproduksi sebanyak 19 film. Untuk semester ini, perseroan berencana merilis dua film blockbuster untuk layar lebar dari berbagai waralaba, yaitu “Danur 3” yang akan rilis pada bulan depan dan “Habibie & Ainun 3” yang dijadwalkan dirilis pada Desember 2019.

Per 30 Juni 2019, perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp1,39 triliun atau naik tipis 0,72 persen yoy dari posisi sebelumnya yang senilai Rp1,38 triliun. Sementara itu, total liabilitas tercatat mengalami penurunan 31,77 persen menjadi Rp25,19 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang sebesar Rp35,52 miliar.

Perseroan mengklaim secara keseluruhan, kenaikan aset dan ekuitas serta pengurangan kewajiban menunjukkan neraca keuangan yang sehat. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: FilmMD Picture
No Result
View All Result

Terbaru

  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.