• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

FOODEX 2021: Indonesia Penetrasi Pasar Jepang dan Asia

by Redaksi Asiatoday
March 10, 2021
in Event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
FOODEX 2021: Indonesia Penetrasi Pasar Jepang dan Asia

FOODEX 2021 di Jepang. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia  kembali  berpartisipasi di pameran The 46th International  Food and Beverage Exhibition (Foodex) 2021 yang diselenggarakan pada 9—12 Maret 2021 di Makuhari Messe, Chiba, Jepang. Pameran ini merupakan ajang untuk mencari produk makanan dan minuman (mamin) baru bagi buyer Jepang dan internasional.

Menteri  Perdagangan  Muhammad  Lutfi  mengungkapkan, Foodex  ke-46 menjadi  momentum  bagi produk  mamin  Indonesia   untuk  mengambil  kesempatan  dan  keuntungan  dari   hal  tersebut, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

Direktur  Jenderal  Pengembangan  Ekspor  Nasional  Kasan  menyampaikan,  Foodex  menjadi  ajang untuk  meningkatkan  penetrasi  ekspor  produk mamin  Indonesia  ke  pasar  Jepang.

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

“Diharapkan melalui  keikutsertaan  pada  pameran  ini,  produk  mamin  Indonesia  semakin  dikenal  di  Asia, khususnya Jepang dan mancanegara,” ujarnya, dikutip Rabu (10/3/2021).

Foodex  merupakan  salah  satu  pameran  makanan  dan  minuman  terbesar  di  Asia.  Pada  2019,  Foodex diikuti lebih dari 3.000 peserta dengan jumlah pengunjung lebih dari 80.000 orang dari 94 negara. Namun, pada 2020, pameran tersebut  tidak digelar karena pandemi Covid-19.

Pada Foodex 2021, Paviliun Indonesia menempati lahan seluas 72m² dan berada di hal 4. Paviliun ini hadir  atas kerja  sama  Kementerian  Perdagangan  melalui  Direktorat  Pengembangan  Ekspor Nasional  dengan  Perwakilan  dagang  di  Jepang  (Atase  Perdagangan  Tokyo  dan  ITPC  Osaka),  Atase Pertanian,  Bank  Indonesia  Cabang  Tokyo,  Pemerintah  Provinsi  Sulawesi  Utara,  serta  Pemerintah Provinsi Bali.

Pada  gelaran  tahun  ini,  sebanyak  13  perwakilan  Indonesia turut  berpartisipasi  dalam  Paviliun Indonesia.  Perwakilan  tersebut  merupakan  distributor  merek  makanan  ternama  di  Indonesia seperti  Mayora,  Indofood,  Fiesta,  Kokita,  ABC,  Finna,  Gaga,  dan  Sasa.  Paviliun  juga  menampilkan beberapa produsen produk madu organik, buah-buahan, dan olahan kelapa.

Selain  itu,  Indonesia  juga  memberikan  fasilitasi  untuk  produk  dari  usaha  kecil  dan  menengah (UKM)  binaan  Kementerian  Pertanian,  Bank  Indonesia, Pemerintah  Provinsi  Bali,  dan  Pemerintah Provinsi Sulawesi  Utara.  Produk  UKM  yang  ditampilkan  adalah  cokelat  organik,  keripik,  kopi, anggur tradisional, dan porang.

Kasan  menambahkan,  Pemerintah  Jepang  masih  melarang  warga  negara  asing  untuk  masuk  ke Jepang. Untuk  itu, partisipasi  pada  Foodex  2021  diprioritaskan  kepada  pelaku  usaha  yang  telah memiliki perwakilan atau distributor di Jepang.

“Prioritas juga diberikan kepada pelaku usaha yang produknya memiliki prospek  di  Jepang  dan bersedia mengirimkan contoh produk. Pada event ini disiapkan perangkat untuk perusahaan yang mengirimkan  contoh  produk  agar  dapat  terkoneksi  dengan buyer potensial  selama  pameran berlangsung,” tutup Kasan.

Jepang  merupakan  negara  tujuan ekspor  yang  memiliki  potensi  pasar  yang  besar.  Hal  ini  terlihat pada  peningkatan  nilai  ekspor  makanan  olahan  Indonesia  ke  Jepang  selama  lima  tahun  terakhir (2016—2020)  sebesar  8,72 persen.  Nilai  ekspor  makanan  olahan  Indonesia  ke  Jepang  pada  2020 tercatat sebesar  USD  211,7  juta  dan  menempatkan  Indonesia  sebagai  eksportir  ke-10  produk makanan  olahan  ke  Jepang  dengan  pangsa  pasar  1,77 persen.  Produk  utama  makanan  olahan  ke Jepang di antaranya olahan udang, olahan ikan, olahan kepiting, biskuit, dan olahan buah-buahan.  (ATN)

Tags: Asia BusinessAsia TradeFOODEXKerjasama Indonesia-Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.