• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Indonesia Kerjasama Kanada Gelar Konferensi Internasional Tambang Bawah Tanah

by Redaksi Asiatoday
March 20, 2021
in Event
Reading Time: 1 min read
A A
0
Produksi Menurun, Harga Saham Freeport-McMoRan Turun 9 Persen

Area industri Tambang Gresberg, Freeport. Foto : Brambuwana

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) akan menyelenggarakan International Underground Mining Conference 2021 pada 24—26 Maret 2021 secara virtual.

Konferensi tambang bawah tanah berskala internasional yang pertama di Indonesia ini akan mengusung tema ‘Optimizing Potential Resources’.

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengatakan bahwa konferensi ini hasil kerja sama dengan Kanada yang telah menerapkan teknologi pertambangan terbaik di dunia.

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

“Pemerintah Kanada melalui kedutaan besarnya untuk Indonesia di Jakarta mendukung penuh kegiatan konferensi bertaraf internasional ini sebagai ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan. Lebih dari itu, kegiatan ini akan mengembangkan jaringan di dunia pertambangan,” ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (20/3/2021).

Indonesia diharapkan dapat mengambil pengalaman dari negara maju di bidang pertambangan dan belajar bagaimana mengoperasikan tambang bawah tanah dengan efisien, aman, dan selamat baik untuk karyawan, masyarakat, dan lingkungan hidup.

Menurutnya, penerapan teknologi 4.0 di dunia pertambangan berupa autonomous dan otomation peralatan tambang akan mengurangi risiko kecelakaan tambang.

Teknologi tambang bawah tanah meningkatkan keselamatan dan keamanan serta mengurangi keterlibatan manusia di lokasi tambang yang berisiko tinggi.

Selain itu, persyaratan standar lingkungan yang tinggi mendorong untuk semakin meningkatnya penggunaan sestim kendaraan listrik untuk kendaraan dalam tambang jika dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak.

“Perhapi akan membuat rumusan penyelesaian terbaik dari sisi regulasi maupun bisnis. Mineral dan batu bara sebagai sumber daya alam tidak terbarukan diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19, serta menjadi alat guna mencapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat secara berkeadilan,” imbuh Rizal. (AT Network)

Tags: GressbergPerhapiTambang Bawa Tanah
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.