• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pacu ‘Sovereign Wealth Funds’, Luhut Segera Bertemu Investor Jepang dan Uni Emirat Arab

by Redaksi Asiatoday
October 25, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pacu ‘Sovereign Wealth Funds’, Luhut Segera Bertemu Investor Jepang dan Uni Emirat Arab

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan segera bertemu Investor Jepang dan Uni Emirate Arab untuk merealisasikan Sovereign Wealth Funds.

“Nanti saya ada pertemuan dengan beberapa yang punya dana besar untuk masuk disitu dan tanggal 4, kami akan ketemu bulan November ini kemudian nanti tanggal 20 kami juga ketemu,” kata Luhut kepada wartawan usai mengikuti sidang kabinet paripurna, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019), dilansir dari laman setkab.

Menurut Luhut, investasi tersebut berasal dari Jepang, yang menggunakan Pension Funds. Luhut juga mengaku akan berktemu dengan Masayoshi Son (CEO Softbank) di Jepang.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Selain Jepang, Luhut juga akan bertemu Investor Uni Emirat Arab.

Mengenai penggunaan Sovereign Wealth Funds itu, Luhut mengatakan, selain untuk infrastruktur dan lainnya, investasi juga untuk pemindahan Ibu Kota.

Proyek Bermasalah

Dalam kesempatan itu, Menko Luhut B. Panjaitan mengakui adanya sejumlah proyek investasi yang bermasalah di tanah air. Ia menunjuk misalnya Lotte di Banten, yang sempat bermasalah terkait masalah lahan.

“Kita tetap pantau jangan beres-beres tahu-tahu, waktu itu kita sudah groundbreaking ternyata ada masalah jadi sekarang setiap bulan itu kan saya pantau di kantor saya, perusahaan-perusahaan yang besar investasinya,” terang Luhut.

Luhut memperkirakan paling tidak ada 10 perusahaan besar yang investasinya perlu terus dipantau agar tidak menghadapi masalah.

Saat ditanya wartawan apakah dirinya memiliki target pribadi dalam memasukkan investasi? Luhut mengaku belum bisa menyampaikan itu.

“tetapi saya mau pertama hilirisasi, saya mau nancep terus itu karena itu nilai tambah luar biasa,” tegasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Investasi Uni Emirat ArabKerjama Indonesia-JepangLuhut Binsar PandjaitanSovereign Wealth Funds
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.