• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

12 Pendaki Malaysia Hilang di Himachal Pradesh India

by Redaksi Asiatoday
July 13, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Malaysia: AUKUS Berpotensi Memicu Instabilitas di Kawasan Indo Pasifik

Negeri Malaysia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebanyak 12 pendaki asal Malaysia dilaporkan hilang di India. Mereka tergabung dalam kelompok yang berpartisipasi dalam ekspedisi petualangan Hampta Pass di Himachal Pradesh.

Hujan deras di beberapa bagian India utara telah menyebabkan banjir dan tanah longsor yang meluas, termasuk di Himachal Pradesh, yang telah menyebabkan sedikitnya 31 orang tewas dan ratusan turis terlantar.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu (12/7), Kementerian Luar Negeri Malaysia mengatakan upaya pencarian sedang dilakukan melalui Komisi Tinggi Malaysia di New Delhi bekerja sama dengan pihak berwenang India.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sementara pihak keluarga meminta bantuan misi diplomatik untuk menemukan korban hilang.

“Kami menghubungi otoritas India untuk mengetahui status warga Malaysia di Himachal Pradesh,” kata Wakil Komisaris Tinggi Malaysia, Amizal Fadzli Rajali kepada Bernama.

Jaringan komunikasi seluler terganggu di beberapa daerah dengan ribuan kendaraan menunggu penyelamatan di berbagai lokasi di Himachal karena jalan rusak. Pejabat negara mengatakan bahwa mereka berusaha menjangkau turis lokal dan asing yang terlantar.

Di antara mereka adalah 15 orang Rusia, yang terjebak di daerah Kasol distrik Kullu.

Prioritasnya adalah mengevakuasi wisatawan dengan aman dan kemudian fokus pada perbaikan jalan, pasokan air, saluran listrik dan infrastruktur lainnya, kata menteri utama Himachal Sukhvinder Singh Sukhu kepada laporan pada hari Rabu.

“Kami telah berhasil mengevakuasi 50 persen wisatawan,” katanya seraya menambahkan bahwa jumlahnya akan segera mencapai 80 persen.

Kerusakan infrastruktur di wilayah tersebut, diperkirakan mencapai US$ 500 juta atau atau sekitar Rp 7,5 triliun dengan nilai kurs saat ini.

Hujan monsun yang lebat juga melanda negara bagian Uttarakhand, Punjab, dan Haryana, dengan air sungai yang naik tajam.

Delhi waspada banjir saat permukaan air sungai Yamuna menembus tanda bahaya. Sedikitnya 100 orang tewas dalam insiden terkait hujan di seluruh India utara. (Bernama)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Malaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.