• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Industri Penerbangan Malaysia Menjerit

Travel Bubble Siap Dibuka ke Singapura, Brunei, Thailand, Vietnam, Selandia Baru, Australia, Korea Selatan dan Jepang

by Redaksi Asiatoday
November 15, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kolaborasi Travelport dan Malaysia Airlines Tawarkan Berbagai Kemudahan

Malaysia Airlines. Foto : coolplane786

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Industri penerbangan Malaysia tengah menjerit dan butuh waktu tiga tahun untuk pulih akibat terdampak pandemi Covid-19.

Namun Itu pun tergantung pada wabah di dalam dan luar negeri.

Menteri Transportasi Wee Ka Siong mengatakan dalam revisi proyeksi Komisi Penerbangan Malaysia (MAVCOM) untuk lalu lintas penumpang tahun ini, pihaknya memperkirakan jumlah penumpang menyusut sebanyak 75,6 persen menjadi 26,6 juta.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Kondisi itu sangat berbeda dibandingkan dengan 109,2 juta penumpang yang tercatat pada 2019.

“Maskapai penerbangan diperkirakan membutuhkan jangka waktu tiga tahun untuk sepenuhnya memulihkan situasi dari dampak epidemi Covid-19, sesuai dengan wabah di dalam dan luar negeri,” kata Wee, dilansir dari Hindustan Times, Minggu (15/11/2020).

Maskapai penerbangan secara global telah terpukul dari pandemi ketika pemerintah menutup perbatasan dan melarang penerbangan untuk menahan penyebaran virus.

Komisi Penerbangan Malaysia pertama kali merevisi penurunan perkiraan lalu lintas penumpang tahun 2020 di bulan Juni, mengharapkan kontraksi sebanyak 50,3 persen, menjadi 54,3 juta penumpang.

Penghematan

Wee mengatakan, permintaan penumpang telah turun dari 280.321 sehari pada Januari menjadi 59.378 sehari pada September.

Ia menambahkan, Kementerian terus bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan maskapai penerbangan untuk meningkatkan kepercayaan publik untuk menggunakan layanan penerbangan guna menghidupkan kembali sektor pariwisata domestik.

Untuk pariwisata internasional, ia mengatakan kementerian “menyambut baik upaya pemerintah untuk menerapkan konsep travel bubble ke beberapa negara seperti Singapura, Brunei, Thailand, Vietnam, Selandia Baru, Australia, Korea Selatan dan Jepang”.

Maskapai penerbangan nasional Malaysia, Malaysia Airlines dan unit jarak jauh Grup AirAsia Bhd, AirAsia X Bhd, telah mengurangi jumlah staf dan mengumumkan rencana restrukturisasi.

Grup AirAsia juga menurunkan ekspektasi pemulihan pasarnya. Perusahaan Lion Air Indonesia di Malaysia, Malindo Air, juga telah meluncurkan latihan penghematan. (ATN)

Tags: Industri PenerbanganMalaysia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.