• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

500 Warga Indonesia Ikut Terdampak Gempa Turkiye, 2 Meninggal

by Redaksi Asiatoday
February 14, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Sejumlah Warga Indonesia Turut Jadi Korban Meninggal akibat Gempa di Turkiye

Sejumlah bangunan yang runtuh akibat gempa bumi dahsyat di Kahramanmaras, Turkiye. Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat di Turkiye bertambah menjadi 5.434 jiwa pada Selasa (7/2), sementara jumlah korban luka bertambah menjadi 31.777 orang, kata Menteri Kesehatan Turkiye Fahrettin Koca. Foto: Xinhua

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sekitar 500 Warga Negara Indonesia (WNI) turut terdampak gempa di Turkiye.

“Sebanyak 123 orang telah dievakuasi pada tahap pertama, termasuk 2 warga negara Malaysia dan 1 warga negara Myanmar,” kata Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi dalam keterangan pers secara daring melalui akun YouTube Kementerian Luar Negeri RI, Senin (13/2/2023).

Sementara 8 orang yang terdiri dari 5 WNI dan 3 warga negara Filipina sedang dalam proses evakuasi tahap kedua.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Akibat gempa bumi di Turkiye, 2 WNI meninggal dunia, yaitu seorang ibu dan anak. Keduanya telah dimakamkan di Kahramanmaras sesuai permintaan keluarga.

Kemudian, 10 orang yang mengalami luka berat telah dirawat di rumah sakit.

Sejak gempa terjadi, kata Retno, Duta Besar RI di Ankara sudah langsung bergerak dan berkomunikasi dengan otoritas Turkiye.

“Indonesia adalah perwakilan asing pertama yang mengevakuasi warganya sendiri di Turkiye,” kata Retno.

KBRI Ankara juga menyalurkan 189 paket bantuan logistik untuk WNI.

Sementara itu di Suriah, tidak ada WNI yang terdampak gempa, tetapi tim KBRI Damaskus terus dan akan tetap memantau perkembangan di lapangan.

“Dubes RI Damaskus juga terus melakukan koordinasi dengan otoritas Suriah untuk tujuan yang sama, yaitu mendapatkan informasi mengenai bantuan yang diperlukan dan juga mengenai keselamatan para WNI kita,” tutur Retno.

Dia memastikan bahwa komunikasi tingkat menteri terus dilakukan, khususnya antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dengan Turkiye dan Suriah, guna membahas penanganan pascagempa.

“Setiap perkembangan terus kami laporkan kepada Presiden Joko Widodo,” kata Retno. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Gempa TurkiTurkiye
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.