• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

ASEAN-BAC Dorong Kolaborasi Pangan dengan India dan Rusia

by Redaksi Asiatoday
August 18, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ASEAN-BAC Dorong Kolaborasi Pangan dengan India dan Rusia

Ketua Association of Southeast Asian Nations-Business Advisory Council (ASEAN-BAC) 2023, Arsjad Rasjid. Dok

ASIATODAY.ID, SEMARANG – Association of Southeast Asian Nations-Business Advisory Council (ASEAN-BAC) mendukung para menteri ekonomi negara-negara ASEAN (ASEAN Economic Ministers’/AEM) untuk berkolaborasi khususnya di sektor pangan dengan India dan Rusia.

Ketua ASEAN-BAC 2023 Arsjad Rasjid mengungkapkan, semua pihak wajib memastikan bahwa isu pangan menjadi yang utama sehingga pihaknya sangat mendukung kolaborasi yang dapat membantu masyarakat.

“Kita mendukung apapun upaya yang dilakukan karena itu akan sangat membantu, balik lagi kepada manusia,” kata Arsjad dalam konferensi pers 22nd Asean-BAC Joint Business Council (JBC) Meeting di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/8/2023).

RelatedPosts

Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge

Indonesia Unveils 30 Million Carbon Credits in Bid to Become Global Carbon Market Powerhouse

Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature

Adapun, AEM pada Senin (21/8/2023), akan melaksanakan pertemuan terpisah dengan Rusia dan India, masing-masing dalam forum 12th AEM-Rusia Consultation dan 20th AEM-India Consultation.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Djatmiko Bris Witjaksono menegaskan bahwa isu ketahanan pangan tidak dibahas secara spesifik dalam kedua pertemuan tersebut.

“Isu ketahanan pangan secara spesifik tidak di bahas di sini,” kata Djatmiko dalam media briefing 55th AEM di Hotel Padma Semarang, Jawa Tengah, Kamis (17/8/2023).

Dikatakan, dalam pertemuan tersebut, AEM lebih mendorong pada konsultasi kerja sama dengan Rusia dan India. Pasalnya, semua negara yang hadir dalam agenda ini cukup sadar bahwa forum ini kurang tepat untuk mendiskusikan kebijakan pembatasan yang dilakukan kedua negara tersebut.

Isu terkait ketahanan pangan ini mencuat usai adanya kebijakan pembatasan yang diterapkan Rusia dan India.

Pada Juli 2023, pemerintah India resmi mengeluarkan kebijakan pembatasan ekspor beras tertentu untuk mengamankan stok beras dalam negeri dan menahan kenaikan harga di pasar domestik imbas perubahan iklim.

Sementara itu, Rusia memutuskan keluar dari Black Sea Grain Initiative atau kesepakatan biji-bijian Ukraina, yang membuat ketahanan pangan global semakin terancam. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ASEAN-BACASEAN-Business Advisory CouncilKrisis Pangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.