• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

ASEAN Butuh Kolaborasi Garap Potensi Mineral Kritis

by Redaksi Asiatoday
August 27, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Presiden Jokowi Didesak Batalkan Rencana Percepatan Larangan Eskpor Bijih Nikel

Aktivitas penambangan nikel. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Mineral kritis diyakini akan memegang peranan yang sangat vital dan strategis bagi seluruh negara guna mendukung era transisi energi dari energi fosil menjadi energi terbarukan.

Mineral Kritis juga memiliki nilai sangat tinggi karena jarang, sulit diekstraksi dalam jumlah yang ekonomis, serta tidak mudah digantikan dengan logam atau bahan lain.

Hal tersebut disampaikan Direktur Program Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Tri Winarno dalam acara side event ASEAN Energy Business Forum (AEBF) bertajuk “Critical Minerals: Opportunities And Challenges for ASEAN” di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali.

RelatedPosts

Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge

Indonesia Unveils 30 Million Carbon Credits in Bid to Become Global Carbon Market Powerhouse

Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature

“Mineral Kritis sebagai bahan baku industri pembuatan panel surya, turbin angin, dan industri baterai yang digunakan untuk kendaraan listrik, dan juga storage untuk pembangkit energi baru terbarukan (EBT),” jelasnya seperti dikutip dari laman resmi ESDM, Sabtu (26/8/2023).

Dengan peran vital dan tingginya nilai mineral kritis tersebut, Tri mengatakan, akan timbul suatu tantangan dalam hal penyediaan pasokan di tingkat global.

Tantangan lainnya, kata dia, adalah bagimana negara-negara ASEAN dapat mengeksplorasi lebih jauh sumber daya mineral kritis yang ada, dengan konfigurasi geologi di kawasan ini.

Tri menambahkan, hilirisasi mineral di ASEAN juga menjadi tantangan lain di mana negara-negara Asia Tenggara harus menguasai teknologi pemurnian mineral untuk membantu pengembangan hilirisasi di masa depan.

Untuk itu, kata dia, diperlukan kolaborasi negara-negara di ASEAN, mengingat negara anggota ASEAN merupakan negara yang dikenal memiliki beragam jenis deposit mineral dan potensi yang sangat besar.

“Perlu kolaborasi untuk berbagi praktik kebijakan terbaik, mengidentifikasi bidang-bidang utama, memaksimalkan sumber daya alam dan cadangan yang dimiliki. Serta dengan mendiskusikan peluang kerja sama regional yang lebih besar, dengan tujuan untuk membuka potensi mineral kritis di kawasan ASEAN,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso mengatakan bahwa selaku Holding BUMN industri pertambangan di Indonesia, pihaknya ditugasi pemerintah untuk mengelola dan hilirisasi sumber daya mineral, serta menjadi bagian dalam transisi energi, dengan menjaga rantai pasok komoditas yang dihasilkan dari mineral kritis, yang merupakan bahan baku dalam pengembangan EBT.

Karena itu, kata dia, tantangan yang ada dalam pengelolaan mineral kritis harus bisa dijadikan peluang untuk mewujudkan ketahanan energi di masa mendatang.

“Dalam menghadapi tantangan geografis dan teknologi dari mineral kritis dan ekonomi sirkular untuk ekstraksi total, kolaborasi dan/atau aliansi negara-negara yang kaya akan mineral dan teknologi diperlukan untuk membangun industri energi bersih yang tangguh dan berkelanjutan,” tandasnya. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Critical MineralsMineral Kritis
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.