• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Australia Investasi US$50 Juta di Startup Energi Bersih Indonesia

by Redaksi Asiatoday
July 4, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Australia Investasi US$50 Juta di Startup Energi Bersih Indonesia

PM Australia Anthony Albanese mengajak Presiden Jokowi berkeliling di halaman belakang Admiralty House, Sydney, pada Selasa (4/7/2023). Foto: BPMI Setpres

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese menyatakan dukungannya terhadap Indonesia dalam transisi energi.

Langkah tersebut secara perlahan telah diwujudkan melalui sejumlah upaya di antaranya program Kemitraan Indonesia-Australia di bidang iklim dan infrastruktur senilai US$200 juta yang diumumkan sejak 2022.

Menurut Albanese, kedua Negara memiliki peluang khususnya dalam bidang iklim dan transisi energi sehingga ia menginginkan peluang kerja sama antara Indonesia-Australia makin ditingkatkan.

RelatedPosts

Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition

Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports

President Prabowo to Launch CATL-Antam Battery Megaproject in July

“Hari ini saya juga mengumumkan bahwa tahap pertama dari pendanaan US$50 juta itu akan digunakan untuk berinvestasi di perusahaan rintisan (startup) dan Usaha Kecil Menengah (UMKM) yang berfokus pada manfaat bersama dari sektor energi, transisi, dan teknologi energi bersih antara Indonesia-Australia,” kata Albanese dikutip dari keterangan resmi, Senin (4/7/2023).

Ia memandang, ada banyak hal yang dapat ditawarkan Australia kepada Indonesia khususnya dalam bidang transisi energi, termasuk langkah nyata menuju ekosistem kendaraan listrik.

“Kami kaya akan semua komponen dibutuhkan untuk energi terbarukan. Saya menyambut baik kerjasama di bidang ini, termasuk melalui MoU yang ditandatangani antara Pemerintah Australia dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia. Kami memajukan kerja sama dan kolaborasi dalam masalah vital ini yang memberikan peluang luar biasa bagi kita bersama untuk maju,” jelas Albanese. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Green EnergyIndonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership AgreementKerjasama Indonesia-Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates Rare Earth Ambitions, Partners with Malaysia in Global Race for Critical Minerals
  • Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge
  • US Backs Indonesia’s Digital Crackdown on Human Trafficking at Sea
  • Middle East Conflict Exposes Southeast Asia’s Energy Vulnerability
  • MSCI Keeps Indonesia in Emerging Market Club but Flags Transparency Risks in Stock Market
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.