• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Australia Siap Rajut Kembali Hubungan Bilateral dengan China

by Redaksi Asiatoday
June 14, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Australia Tidak Ingin Rusak Hubungan Bilateral dengan China

Perdana Menteri Australia Scott Morrison dan Presiden China Xi Jinping. Dok The Australian

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Australia membuka peluang untuk merajut kembali hubungan bilateral dengan China.

Perdana Menteri (PM) Australia , Scott Morrison mengatakan, pemerintahnya ingin memulai kembali dialog dengan Beijing. Pernyataan ini datang ketika serangkaian langkah balasan dari China telah membebani hubungan yang sudah melemah antara kedua negara.

“Kami tentu saja ingin dialog dengan China untuk melanjutkan dan memulai lagi,” kata Morrison dalam sebuah pernyataan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Australia selalu siap untuk duduk bersama dan membicarakan bagaimana kemitraan kami dapat berhasil,” sambungnya, sebagaimana dilaporkan Al Arabiya pada Minggu (13/6/2021).

Hubungan antara Canberra dan Beijing yang mulai tegang pada 2018, kian memburuk ketika pemerintah Morrison meminta penyelidik independen untuk menyelidiki asal mula pandemi Covid-19 dan mengkritik tindakan China di Hong Kong dan Xinjiang.

Hal itu dibalas China melalui kebijakan perdagangan dari Beijing termasuk tarif lebih dari 200 persen untuk anggur Australia selama lima tahun sejak Maret.

Morrison mengatakan bahwa pemerintahnya berusaha untuk mengambil tindakan melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.

Upaya Australia untuk melakukan kontak dengan pihak berwenang China telah berulang kali gagal.

Menteri Perdagangan Australia, Dan Tehan mengatakan dia telah menulis surat kepada China sejak Januari lalu dan sampai saat ini belum ada balasan atas surat tersebut. (ATN)

Tags: Asia PasifikAustraliaChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.