• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

Budaya Pesugihan Diperkenalkan di International Convention of Asia Scholars Belanda

by Redaksi Asiatoday
July 26, 2019
in CULTURE
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Budaya Pesugihan Diperkenalkan di International Convention of Asia Scholars Belanda 1

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) berkesempatan untuk menghadiri ‘International Convention of Asia Scholars (ICAS) ke-11 di Leiden, Belanda pada 15 hingga 20 Juli 2019. Unair kali ini memperkenalkan Budaya Pesugihan Kembang Sore yang ada di Tulungagung, Jawa Timur.

Acara yang diwakilili oleh Dekan FIB Unair, Diah Ariani Arimbi ini menyebutkan forum ICAS ke-11 tersebut menekankan diskusi panel meja bundar, pidato utama, pameran kerajinan, festival film dokumenter, dan pameran buku studi Asia. Acara ini mempertemukan para cendikiawan Asia dan budayawan dari seluruh dunia untuk berinteraksi secara langsung.

“Keikutsertaan saya yang ketiga ini untuk lebih membahas budaya lokal, yaitu pesugihan di Tulungagung,” kata Dian dikutip dari situs resmi Unair, Jumat (26/7/2019).

RelatedPosts

Lunar New Year Meets Betawi Roots: Cultural Fusion Lights Up Jakarta’s Heart

New Agreement Boosts Saudi-China Academic and Cultural Dialogue

Indonesia’s Minister of Culture Condemns Nickel Mining in Raja Ampat

Hasil presentasi ini juga akan dimuat dalam jurnal ilmiah. Nantinya dengan dimuatkan pada jurnal yang sudah terakreditasi diharapkan dapat menaikkan peringkat Unair sebagai World Class University (WCU).

Tak hanya itu, yang terpublikasi juga mampu menjadi khazanah ilmu pengetahuan di kampus. Karya Diah yang berjudul “Reading Contemporary Indonesian Muslim Wowen Writers” merupakan hasil presentasi di ICAS pada 2009 yang berhasil dibukukan oleh Amsterdam University Press, yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Airlangga University Press tahun 2018

“Pada Tahun 2009, karya saya tentang penulis perempuan muslim Indonesia adalah hasil dari ICAS yang dibukukan,” paparnya.

ICAS 11 memiliki keuntungan terhadap para akademisi. Salah satu keuntungan itu adalah memiliki banyak peluang jejaring (networking). Jejaring yang dapat dimaksimalkan adalah kemungkinan untuk berbagi penelitian, dan bertemu dengan penerbit.

Mengutip dari laman ICAS 11, jumlah peserta yang hadir sebanyak 1.750 orang. Jumlah tersebut meliputi ahli di setiap disiplin ilmu.

Sosial-Humaniora menjadi fokus tema ICAS ke-11. Topik seperti memikirkan kembali pendidikan, transformasi agama, demokrasi, neoliberalisme, dan sejarah intelektual menjadi bahasan menarik dalam konferensi. (Lis/AT)

,’;\;\’\’
Tags: Fakultas Ilmu BudayaICASInternational Convention of Asia ScholarUnair
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.