• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Chandra Asri Mendapat Fasilitas Kredit Term Loan Rp3,5 Triliun dari BNI

by Redaksi Asiatoday
October 6, 2021
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pacu Ekspor, Bank DBS Sokong Chandra Asri Rp840 Miliar

Kawasan industri PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) memberikan fasilitas pembiayaan berskema Term Loan baru kepada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) dengan balloon payment senilai total US$250 juta atau sekitar Rp3,5 triliun.

Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir mengungkapkan pembiayaan ini merupakan komitmen BNI untuk menyasar segmen yang berisiko rendah, yaitu segmen nasabah korporasi yang termasuk ke dalam nasabah Top Tier.

Pembiayaan ini merupakan langkah awal dari pengembangan bisnis antara BNI dan Chandra Asri.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Skema pembiayaan ini dibagi menjadi dua fasilitas.

Pertama, fasilitas Term Loan 1 dengan maksimum US$150 juta yang digunakan untuk membiayai buyback obligasi dan refinancing utang eksisting perusahaan dengan tenor tujuh tahun.

Kedua, fasilitas Term Loan 2 dengan maksimum US$100 Juta, untuk membiayai kebutuhan pra operasi kompleks petrokimia kedua yang berskala global (CAP2) dengan tenor sepuluh tahun.

Silavano berharap BNI dapat menjadi preferred partner bagi perusahaan dan dapat memberikan Financial Solutions dengan menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan yang lengkap dan komprehensif bagi perusahaan.

Pembiayaan ke sektor petrokimia ini merupakan wujud dari komitmen BNI untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor barang produk petrokimia.

“Kerja sama dengan Chandra Asri juga diharapkan dapat terus terjalin secara berkesinambungan dan berkelanjutan seiring dengan rencana BNI untuk mengembangkan business banking yang sehat dan prudent,” jelas Silvano dalam keterangan resmi pada Selasa (5/10/2021).

Sementara itu, Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra, menungkapkan kemitraan dengan BNI ini merupakan sebuah langkah bagi Chandra Asri untuk terus meningkatkan kinerja keuangan agar dapat memberikan keunggulan operasional.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan BNI yang menjadi mitra kami untuk pertumbuhan industri petrokimia nasional serta dalam melakukan ekspansi untuk mendukung pembangunan CAP2. Kami berharap kemitraan dengan BNI ini dapat terus berkembang untuk melayani industri dalam negeri Indonesia,” ujarnya.

Chandra Asri merupakan perusahaan petrokimia terbesar yang terintegrasi di Indonesia. Perusahaan terus berkomitmen meningkatkan kapasitas untuk memenuhi permintaan domestik terhadap produk petrokimia yang semakin meningkat.

Salah satu strategi Perusahaan adalah dengan pengembanan CAP2 yang berskala global. Dengan pembangunan kompleks ini, maka diharapkan akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor, mengembangkan industri hilir petrokimia lokal, mendukung visi pemerintah untuk Industri 4.0 dan menciptakan karir jangka panjang yang bernilai tinggi. (ATN)

Tags: BNIPT Chandra Asri
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.