• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Makin Kuat Cengkram Indonesia Melalui Belt Road Initiative

by Redaksi Asiatoday
October 10, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Makin Kuat Cengkram Indonesia Melalui Belt Road Initiative

Pertemuan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Foto : CGTN

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China makin kuat mencengkram Indonesia melalui Belt and Road Initiative (BRI).

Melalui BRI itu, Indonesia dan China terus berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama di berbagai aspek, mulai dari investasi hingga vaksin Covid-19.

Dalam rangka itu, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi melakukan pertemuan dalam rangka memperkuat kerja sama BRI, salah satunya soal vaksin Covid-19. 

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Wang mengatakan China bersedia bekerja sama dengan Indonesia untuk mempromosikan penelitian dan pengembangan, produksi dan penggunaan vaksin secara komprehensif.

China juga bersedia bersama-sama berkontribusi pada ketersediaan dan keterjangkauan vaksin di Indonesia, ASEAN dan dunia.

Saat ini seluruh dunia terkena dampak pandemi Covid-19 dan untuk melawan dampak tersebut, Wang menilai senjata ampuhnya adalah dengan mempercepat pembangunan bersama Belt and Road.

“Kerja sama Belt and Road antara China dan Indonesia telah bertahan dalam ujian pandemi dan telah menjadi “jangkar stabilitas” bagi kerja sama antara kedua negara,” kata Wang dikutip dari China Global Televisi Network (CGTN), Sabtu (10/10/2020).

Wang berharap Indonesia dan China dapat memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk dagang elektronik, kecerdasan buatan, serta pertukaran orang dan budaya.

Menurut Wang, kedua negara harus memainkan peran utama dalam menegakkan keadilan, menjaga multilateralisme dan demokratisasi hubungan internasional, dan menjaga kepentingan bersama negara-negara berkembang. 

Sementara itu, Luhut mengatakan Indonesia bersedia fokus memperkuat kerja sama vaksin dan kesehatan dengan China, menandatangani dokumen kerja sama Belt and Road Initiative dan Global Maritime Fulcrum sejak dini, serta bersama-sama menjunjung multilateralisme. (ATN)

Tags: Belt and Road InitiativeKerjasama Indonesia-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.