• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Covid-19 Merebak Lagi, China Tes 3 Juta Orang dalam 24 Jam

by Redaksi Asiatoday
October 13, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gawat! Lebih 7 Ribu Anak di Indonesia Sudah Terpapar Covid-19

Rapid test Covid-19. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, BEIJING – Wabah Covid-19 kembali merebak di China setelah 6 kasus baru ditemukan di wilayah Qingdao.

Untuk membendung penyebaran wabah, otoritas setempat  langsung melakukan tes massa dengan menyasar lebih dari tiga juta penduduk setempat  hanya dalam waktu 24 jam.

Petugas kesehatan Qingdao yang melakukan pengetesan, sejak Senin (12/10/2020) mendirikan tenda untuk mengambil sampel di seluruh lingkungan tersebut. Para orang tua juga membawa anak-anak balita mereka untuk diuji.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Warga menuturkan di media sosial bahwa perwakilan komunitas memberi tahu mereka tentang tempat pengujian terdekat, daerah setempat turut membantu mengatur pengumpulan sampel untuk memudahkan pengujian massal.

“Pada pukul 8 pagi, kota kami telah mengambil 3,08 juta sampel untuk pengujian nukleik, dengan 1,11 juta hasil telah diterima,” kata komisi kesehatan Qingdao dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP, Selasa (13/10/2020).

Selain menemukan enam kasus dengan gejala, sejauh ini sudah terdeteksi enam kasus asimtomatik.

Komisi Kesehatan Nasional China hingga Senin (12/10) melaporkan ada 13 kasus Covid-19, menurun dari 21 kasus sehari sebelumnya.

Sekitar 7 kasus diantaranya merupakan penularan asing, 6 dari penularan lokal di Qingdao, timur provinsi Shandong.

Pemerintah kota Qingdao menargetkan pengetesan terhadap 9,4 juta populasinya dalam 5 hari sejak pertama kali mendeteksi kembali kasus pertama Covid-19 di rumah sakit pada Minggu (11/10).

Meski China telah memamerkan kapasitas pengujian cepatnya dalam menghadapi temuan wabah kecil, namun belum jelas seberapa cepat hasil yang dapat diproses.

Partai Komunis China yang saat ini berkuasa sangat ingin menunjukkan kemampuannya dalam mengelola  pandemi kepada warganya dan masyarakat global.

Negara tersebut telah bangkit kembali dari pandemi sejak virus corona pertama kali muncul akhir tahun lalu dan memaksa pihaknya memberlakukan penguncian. China terakhir kali melaporkan 4 kasus corona di Xinjiang pada 15 Agustus lalu.

Hingga saat ini total kasus Covid-19 di China sebanyak 85.591, sementara angka kematian 4.634. (ATN)

Tags: ChinaChina VirusCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.