• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Dewan Keamanan PBB Lanjutkan Misi Politik Khusus di Afghanistan

by Redaksi Asiatoday
March 17, 2023
in Forum
Reading Time: 1 min read
A A
0
Dewan Keamanan PBB Lanjutkan Misi Politik Khusus di Afghanistan

Markas Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Foto: Xinhua

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (16/3) mengadopsi dua resolusi mengenai Afghanistan, keduanya tercapai dengan suara bulat, yang salah satunya memperpanjang mandat misi politik khusus PBB di Afghanistan selama satu tahun.

Resolusi 2678 memutuskan untuk memperpanjang mandat Misi Bantuan PBB di Afghanistan (United Nations Assistance Mission in Afghanistan/UNAMA) hingga 17 Maret 2024. Resolusi ini menekankan pentingnya kelanjutan kehadiran misi tersebut serta menyerukan kepada semua politisi dan pemangku kepentingan yang relevan di Afghanistan, termasuk otoritas terkait dan para pihak internasional, untuk berkoordinasi dengan UNAMA dalam melaksanakan mandatnya serta untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kebebasan bergerak PBB dan personel terkait di seluruh negara itu.

Resolusi lainnya, yaitu Resolusi 2679, meminta penilaian independen atas rekomendasi untuk upaya mengatasi berbagai tantangan di Afghanistan.

RelatedPosts

Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge

Indonesia Unveils 30 Million Carbon Credits in Bid to Become Global Carbon Market Powerhouse

Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature

Berdasarkan ketentuan resolusi tersebut, dewan beranggotakan 15 negara itu meminta sekretaris jenderal untuk melakukan dan memberikan penilaian independen dan terintegrasi paling lambat 17 November, setelah berkonsultasi dengan semua pelaku politik dan pemangku kepentingan Afghanistan yang relevan, termasuk otoritas terkait, kaum perempuan dan masyarakat sipil Afghanistan, serta masyarakat di kawasan dan komunitas internasional yang lebih luas.

Dewan tersebut juga mensyaratkan agar penilaian independen itu memberikan rekomendasi yang berwawasan ke depan untuk pendekatan terpadu dan koheren di antara para pelaku politik, kemanusiaan, dan pembangunan yang relevan, di dalam dan di luar sistem PBB, guna mengatasi tantangan yang saat ini dihadapi oleh Afghanistan, termasuk yang berkaitan dengan situasi kemanusiaan, hak asasi manusia, keamanan, dan terorisme. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: AfghanistanDewan Keamanan PBB
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.