• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Di ASEAN, Indonesia Paling Minim Gunakan Uang Tunai dalam Transaksi

by Redaksi Asiatoday
February 24, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Konsumen Digital di Asia Tenggara Capai 310 Juta, Indonesia Melesat Tajam

Belanja online. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah studi yang diprakarsai oleh Visa Consumer Payment Attitudes menemukan bahwa masyarakat Indonesia paling banyak mengurangi penggunaan uang tunai selama new normal.

Setidaknya, 6 dari 10 konsumen khawatir akan penyebaran virus Covid-19 sehingga lebih memilih nontunai  (cashless). Jumlah ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara (ASEAN).

Studi tahunan tersebut secara spesifik menyoroti pertumbuhan konsumen yang melek digital dan pergeseran cara pembayaran di Asia Tenggara.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Pembayaran dan perilaku berbelanja konsumen Indonesia berubah signifikan akibat pandemi,” jelas Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman melalui keterangan tertulisnya Rabu (24/2/2021).

Proporsi yang sama atau 63 persen konsumen Indonesia juga mengakui semakin jarang berbelanja dengan uang tunai.

Lebih lanjut, 7 dari 10 (66 persen) menyatakan merasa tak perlu lagi membawa uang tunai yang mengindikasikan pergeseran perilaku konsumen.

Menurut Riko, di tengah pandemi, keamanan pribadi dan higiene pembayaran menjadi prioritas utama yang mendorong banyak konsumen Indonesia beralih ke pembayaran nontunai dan mempertimbangkan pembayaran nirsentuh (contactless).

“Konsumen Indonesia telah merasakan langsung manfaat gaya hidup nontunai, terutama dari segi keamanan, kenyamanan dan efisiensi,” terangnya.

Pembayaran contactless juga diminati banyak orang dan menjadi penyebab penurunan pembayaran tunai, terlepas dari fakta banyaknya konsumen mengurangi intensitas belanja tatap muka.

“Studi Visa menyoroti bagaimana keamanan pribadi dan digital-first commerce akan tetap menjadi tren bahkan setelah pandemi Covid-19 berakhir, di mana masyarakat akan menggunakan lebih sedikit uang tunai dan lebih sering berbelanja online  di  marketplace,” tambah Riko.

Sementara itu, hampir 6 dari 10 (59 persen) konsumen Indonesia lebih memilih berbelanja di situs perdagangan (marketplace) online, dengan mayoritas transaksi mobile e-commerce terjadi melalui aplikasi, sekitar 12 kali dalam sebulan.

Perilaku berbelanja mereka juga telah bergeser, di mana empat dari 10 konsumen memilih untuk mendukung usaha rumahan atau lokal. Saat berbelanja, layanan pesan antar ke rumah menjadi pilihan utama, di mana 9 dari 10 (88 persen) konsumen Indonesia menggunakan layanan tersebut, dengan 7 dari 10 mengakui lebih sering menggunakan layanan tersebut, rata-rata tujuh kali setiap bulannya.

“Visa berkomitmen mendukung sektor pembayaran yang semakin lancar, aman, dan terjaga di Indonesia, sebagai sebuah fondasi inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih besar,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Asia DigitalTransaksi Digital
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.