• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Ekspor Melejit, Pupuk Kaltim Catat Laba Bersih Rp14,5 Triliun Tahun 2022

by Redaksi Asiatoday
March 30, 2023
in CORPORATION
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pabrik Pupuk di Indonesia Meledak, Bau Amoniak Menyebar

Kawasan industri Pupuk Kaltim. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) atau PKT mencatatkan keuntungan yang cukup fantastis pada 2022.

Perusahaan itu mampu membukukan laba bersih senilai Rp 14,5 triliun. Capaian ini naik dua kali lipat dari realisasi laba 2021.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi menjelaskan, capaian positif perusahaan akan terus dipertahankan bahkan ditingkatkan oleh perusahaan pada tahun ini.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Rahmad memastikan perusahaan juga memiliki EBITDA yang baik dengan kondisi tak punya utang saat ini.

Menurut Rahmad, capaian positif itu tidak terlepas dari peran seluruh pihak yang ada di tubuh PKT. Kombinasi antara teknologi dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) membuat PKT mampu membukukan laba yang meroket lebih dari 100 persen tersebut.

“Kualitas manusia prima dan teknologi produksi yang mumpuni adalah faktor kesuksesan PKT di tengah di tengah kenaikan harga pupuk urea global yang mencapai puncaknya pada April 2022 lalu,” ujar Rahmad di Jakarta, Rabu (29/3/2023).

Capaian perusahaan ini didukung dari pertumbuhan produksi dan penjualan. Perusahaan tercatat memproduksi pupuk urea dan amonia sebesar 5,9 juta ton. Penjualan pupuk tercatat sebesar 4,15 juta ton.

“Kami memperkuat basis ekspor kami juga. Salah satunya ke Australia yang pada tahun lalu mencatatkan pertumbuhan ekspor sampai 234 ribu ton,” ujar Rahmad.

Rahmad menjelaskan posisi Australia yang strategis dan dekat dengan kebutuhan pangan Indonesia juga menjadi prioritas perusaaan. Apalagi, Australia merupakan produsen daging dan gandum yang dibutuhkan Indonesia. Perusahaan juga mengembangkan pasar ekspor hingga negeri Amerika Latin seperti Meksiko dan Cile. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Ekspor IndonesiaPupuk Kaltim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.