• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Diplomat Corner

Ekspor Naik Tajam, Relasi Ekonomi Indonesia- Hong Kong Kian Strategis

by Redaksi Asiatoday
August 5, 2022
in Diplomat Corner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Gagas Jalur Sutra Maritim Abad 21, Bangun Kolaborasi Perdagangan Dunia

Pelabuhan Hong Kong. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Relasi perekonomian Indonesia dan Hong Kong tumbuh signifikan selama pandemi Covid-19.

Duta Besar Indonesia untuk China, Djauhari Oratmangun mengatakan bahwa secara umum hubungan perekonomian Indonesia dan China, termasuk Hong Kong meningkat di tengah pandemi Covid-19.

“Hubungan perdagangan kita dengan China menurut data dari Bea Cukai China, tahun lalu mencapai USD124 miliar, naik 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kita berharap akan berkembang terus,” ujarnya dalam seminar yang digelar oleh Hong Kong Trade and Development Council yang bekerja sama dengan Asosiasi Bisnis Indonesia Hong Kong, Jumat (25/3/2022).

RelatedPosts

Ramadan in Kuwait Under the Shadow of the Iran-Israel War

Indonesian Embassy in Riyadh Issues 7 Urgent Directives for Citizens in Saudi Arabia

Russia Distances Itself as Indonesia Joins Board of Peace

Djauhari mengungkapkan, ekspor Indonesia ke China naik di atas 70 persen sedangkan investasi dari China ke Indonesia sebesar USD3,8 miliar. Jika ditambah dengan Hong Kong sudah terbesar kedua.

Menurunya, secara spesifik hubungan ekonomi antara Indonesia dan Hong Kong sangat menggembirakan. Pasalnya, volume perdagangan Indonesia dengan Hong Kong pada 2021, mencapai lebih dari USD5 miliar atau meningkat meningkat 25% dari tahun sebelumnya.

Ekspor dari Indonesia ke Hong Kong mencapai USD2,155 miliar meningkat 25% dan iImpor dari Hong Kong sebesar USD1,79 miliar sehingga terjadi surplus perdagangan dengan Hong Kong dan China secara keseluruhan.

Adapun realisasi investasi di Indonesia yang berasal dari Hong Kong pada tahun ini saja sudah mencapai USD3,5 miliar. Tahun 2020, realisasinya mencapai USD2,985 miliar dan pada 2021 realisasi investasi dari Hong Kong mencapai USD4,6 miliar.

“Realisasi investasi dari Hong Kong lebih besar dari China. Kita tahu investasi dari China memang masuk melalui beberapa tempat salah satunya Hong Kong. Jadi total realisasi investasi China dan Hong Kong di Indonesia sudah di atas USD8 miliar,” tambahnya.

Ke depan, Indonesia akan berkonsentrasi merealisasikan investasi sesuai prioritas pembangunan yaitu di bidang industri kesehatan.

Di bidang ini kata Djauhari, sangat banyak yang bisa dilakukan baik melalui China maupun Hong Kong yang sudah dimulai dengan Sinovac sejak Mei 2021 dan akan mengarah ke bioteknologi, rumah sakit dan lain sebagainya.

“Prioritas kedua kita akan konsentrasi di ekonomi hijau, energi baru dan terbarukan. Itu yang sedang kita kembangkan dan ketiga yaitu di bidang digital ekonomi,” ujarnya.

Aspek ketiga ini lanjut Djauhari, sangat menarik investasi dari China maupun Hong Kong karena mereka ingin berkolaborasi dengan pelaku ekonomi digital di Indonesia.

“Indonesia dinilai mengandung potensi besar di bidang ini karena pada 2021 transaksi e-commerce Indonesia sudah di atas USD50 miliar dan pada 2025 diprediksi mencapai USD100 milar. Hal ini yang bisa akselerasi pembangunan ekonomi kita. Kontribusi ekonomi digital ke GDP baru 3 peren di sini. Kalau di China sudah 32 persen. Saya yakin di Hong Kong juga tidak jauh berbeda,” tandasnya. (ATN)

Tags: Asia BusinessKerjasama Indonesia - Hong KongKerjasama Indonesia-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.