• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Festival Sinema Australia Indonesia 2020 Siap Digelar di Enam Kota

by Redaksi Asiatoday
February 7, 2020
in Event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Festival Sinema Australia Indonesia 2020 Siap Digelar di Enam Kota

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Untuk yang kesekian kalinya, Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2020 kembali akan digelar di sejumlah kota di Indonesia.

Agenda Australia Connect dari Kedutaan Besar Australia tersebut akan memutarkan film-film terbaik Australia dan Indonesia pada Februari 2020.

“Film adalah cara terbaik untuk berbagi cerita dan belajar lebih banyak tentang budaya lain,” ujar Kuasa Usaha Australia untuk Indonesia, Allaster Cox, melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (7/2/2020).

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

FSAI 2020 yang telah memasuki yang kelimanya ini akan dibuka di Jakarta, Surabaya, Makassar, Mataram, Bandung, dan Yogyakarta. Film perdana yang akan diputar ialah Top End Wedding. Film ini mengisahkan sebuah komedi romantis yang mengambil lokasi di wilayah Northern Territory Australia.

“Kita juga akan memutar film drama keluarga yang menceritakan kisah penduduk Asli Australia berjudul Emu Runner. Film ini akan diputar di Jakarta dan Lombok,” terang Allaster Cox.

Film Australia lainnya yang akan diputar termasuk pada kategori thriller psikologis, Angel of Mine, dan film dokumenter fitur inovatif, 2040. Festival itu juga akan memutat film horor yang diakui secara internasional berjudul The Babadook.

“Pilihan film Australia dan Indonesia tahun ini menunjukkan keragaman dari kedua negara kita, serta kekayaan bakat kreatif kita. FSAI 2020 adalah acara utama dari rangkaian program Australia Connect kami yang menarik,” urainya.

FSAI 2020 juga kembali menampilkan film-film andalan oleh alumni Australia Indonesia guna merayakan hubungan dekat antara Australia dan Indonesia dalam ranah film. Film yang akan diputar ialah Susi Susanti – Love All, yang digarap produser eksekutif Daniel Mananta.

“Dia merupakan alumni Australia yang juga merupakan Sahabat FSAI Tahun ini,” terang dia.

Dua film terbaru dari produser Mira Lesmana, Bebas dan Kulari Ke Pantai, juga akan ditampilkan. Allaster Cox mengatakan, penonton yang berniat menyaksikan film-film tersebut bisa mendapatkannya di fsai2020.eventbrite.com secara gratis. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Australia ConnectFestival Sinema Australia Indonesia 2020FSAIKerjasama Indonesia-Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.