• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia dan Vietnam Satu Visi Bangun Kekuatan Maritim

by Redaksi Asiatoday
December 1, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hadapi Ancaman Global, Panglima TNI Galang Kerja Sama Militer di ASEAN

Pengamanan Maritim Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, HANOI – Indonesia dan Vietnam menjajaki kerjasama yang lebih luas di sektor maritim.

Dalam rangka itu, lebih dari 80 pembuat kebijakan, praktisi, pakar dan cendekiawan dari think tank dan universitas, serta pelaku usaha yang berasal dari Vietnam dan Indonesia bertemu dalam forum bersama membahas hal itu.

Roundtable Discussion bertema “Building Indonesia-Vietnam Maritime Partnership” itu digelar pada 26 November 2021, di gedung baru Diplomatic Academy of Vietnam (DAV) di Hanoi maupun secara virtual, diselenggarakan atas kerja sama KBRI Hanoi, DAV, dan Center for Sustainable Ocean Policy – Universitas Indonesia.

RelatedPosts

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar, menekankan pentingnya hubungan kedua negara sebagai dua negara besar di Asia Tenggara yang mewakili 45% perekonomian ASEAN.

“Indonesia dan Vietnam sama-sama berupaya untuk menjadi negara berbasis laut yang kuat dan sejahtera, oleh sebab itu, penting bagi kedua negara meningkatkan kerja sama ekonomi maritim untuk pembangunan berkelanjutan dan dalam mengatasi berbagai tantangan maritim,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam, Vu Quang Minh, menegaskan bahwa penguatan kemitraan strategis Vietnam-Indonesia sangat penting bagi pembangunan ekonomi masing-masing negara serta untuk pemeliharaan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.

“Sebagai dua ekonomi yang dinamis di Asia Tenggara, Vietnam dan Indonesia perlu menjadikan kerja sama ekonomi sebagai kekuatan pendorong dalam mewujudkan tujuan bersama mengatasi pandemi dan memulihkan perekonomian,” ungkapnya.

Wamenlu Minh menegaskan kembali bahwa kerja sama maritim dapat dikembangkan menjadi salah satu bidang utama kemitraan strategis Vietnam dan Indonesia.

Pada sesi pertama, para panelis dan peserta diskusi meninjau dan mengapresiasi upaya Indonesia dan Vietnam dalam menangani berbagai tantangan maritim, seperti penangkapan ikan ilegal, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim.

Lebih lanjut, sebagian besar peserta menyoroti pentingnya penyelesaian delimitasi ZEE Indonesia dan Vietnam karena akan membuka peluang kerja sama yang jauh lebih besar di ranah maritim.

Selain itu, Indonesia dan Vietnam juga didorong untuk terus bekerja sama dalam rangka menjaga a rule-based maritime order serta memastikan keselamatan dan keamanan maritim.

Hubungan kelembagaan yang erat antara Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI dan Vietnam Coast Guard (VCG) adalah contoh nyata komitmen kuat kedua negara dalam mewujudkan misi tersebut.

Sesi kedua menggali peluang peningkatan kerja sama ekonomi maritim untuk pembangunan berkelanjutan di kedua negara.

Pada tahun 2021, nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Vietnam bangkit dengan kuat dari dampak pandemi dan diperkirakan akan mencapai nilai yang lebih tinggi dibandingkan sebelum masa pandemi.

Di sektor maritim, baik Indonesia maupun Vietnam dikaruniai sumber daya alam laut yang melimpah. Oleh karena itu, kedua negara harus berkolaborasi lebih erat dalam memastikan produksi perikanan tangkap yang berkelanjutan dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sosial.

Dalam hal ini, penting bagi Indonesia dan Vietnam untuk meningkatkan kemitraan di sektor kelautan dan perikanan, termasuk dalam menerapkan sustainable fishing practice, mendorong investasi di bidang industri pengolahan hasil laut, serta mengembangkan akuakultur yang berkelanjutan.

Para panelis dan peserta juga menyerukan kerja sama yang lebih dinamis dalam memperkuat ketahanan dan perlindungan wilayah pesisir, memerangi penangkapan ikan ilegal, mengembangkan pariwisata bahari yang bertanggung jawab, serta membangun ekosistem inklusif untuk penerapan konsep ekonomi biru di Indonesia dan Vietnam.

Dalam suasana yang bersahabat dan terbuka, kegiatan diskusi ini menjadi forum untuk mengumpulkan rekomendasi kerja sama baru dan inovatif dalam rangka meningkatkan kemitraan Indonesia dan Vietnam di bidang keselamatan dan keamanan maritim serta ekonomi maritim untuk pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan diskusi ini juga menegaskan komitmen bersama Indonesia dan Vietnam dalam mempromosikan Kemitraan Strategis, terutama di bidang maritim, di masa mendatang. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia-VietnamMaritim Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.