• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Dukung ILO Pulihkan Dunia Kerja Berbasis Manusia

by Redaksi Asiatoday
February 23, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jokowi Galang ASEAN Tumbuh Jadi Kekuatan Dunia Melalui Ekonomi Digital

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Dok setkab

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mendukung upaya Organisasi Perburuhan Internasional atau International Labour Organization (ILO) dalam memulihkan dunia kerja dari krisis akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia.

“Upaya pemulihan ini harus dilakukan dengan berorientasi kepada manusia atau global call to action for a human-centred recovery,” kata Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dalam Pembukaan International Labour Organization (ILO) Global Forum for a Human-centred Recovery from the COVID-19, Selasa (22/02/2022), secara virtual.

Berdasarkan proyeksi ILO, tingkat pengangguran global dapat mencapai 207 juta orang pada tahun 2022 atau 21 juta orang lebih banyak dari tahun 2019.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sementara itu, laju pemulihan kesehatan dan ekonomi sangat beragam antarnegara dan kawasan akibat perbedaan tingkat vaksinasi dan stimulus fiskal.

“Perlu keseriusan untuk menjalankan global call to action for human-centred recovery,” imbuh Presiden Jokowi.

Menurut Jokowi, ada empat upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung pemulihan dunia kerja yang berorientasi pada manusia.

Pertama, menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi para pekerja. Presiden menyampaikan, upaya vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kerja dan keluarga harus terus digencarkan, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal.

“Di Indonesia, vaksin kita berikan secara gratis kepada seluruh penduduk, termasuk kepada para pekerja,” ujarnya.

Kedua, memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja yang terkena dampak pandemi. Presiden menyebutkan, sebanyak 4,14 miliar orang atau 53,1 persen penduduk dunia tidak memiliki perlindungan sosial.

“Di Indonesia, perlindungan sosial merupakan bagian penting dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), termasuk di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, bansos tunai, hingga subsidi listrik. Setidaknya Rp186,64 triliun telah kami alokasikan untuk perlindungan sosial,” tuturnya.

Ketiga, bekerja sama untuk menciptakan lapangan kerja baru. Jokowi menyampaikan, keberpihakan dan inovasi diperlukan agar tercipta lapangan kerja yang lebih banyak.

“Perbaikan iklim investasi yang pro-people perlu terus dijalankan, termasuk di sektor ekonomi hijau yang berkelanjutan,” ujarnya.

Terakhir, memperkuat daya saing pekerja dalam menghadapi tantangan dunia pada masa mendatang.

Presiden Jokowi menilai, program reskilling dan upskilling harus terus dilakukan, baik oleh pemerintah maupun oleh swasta. Begitu pula dengan pendidikan literasi digital, harus menjadi prioritas agar para pekerja bisa bertahan di tengah gelombang transformasi digital.

“Pemerintah Indonesia telah meluncurkan Program Kartu Prakerja bagi para pencari kerja maupun mereka yang putus kerja untuk memperoleh keterampilan baru atau membuka potensi wirausaha,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Presiden Jokowi pun menyampaikan ajakan untuk bersama-sama mewujudkan dunia kerja yang lebih inklusif, tangguh, berkelanjutan.

“Mari kita bekerja sama untuk mewujudkan dunia kerja yang lebih inklusif, yang tangguh, dan berkelanjutan. Recover Together, Recover Stronger,” pungkasnya. (ATN)

Tags: ILOInternational Labour OrganizationPresiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.