• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Indonesia Gelar Konferensi Haji Internasional ke-4

Bahas Inkusivitas dan Digitalisasi

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2022
in Event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bangun Sinergi, Forum Haji ASEAN Dibentuk

Jamaah Haji mengelilingi Ka'bah, di Arab Saudi, Makkah. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Bank Indonesia menggelar Konferensi Haji Internasional ke-4 di Jakarta Convention Center, Jumat (7/10/2022).

Konferensi kali ini fokus membahas ‘Digitalisasi dan Inklusivitas Ekosistem Haji’.

“BPKH bersama BI menggelar Konferensi Haji Internasional ke-4 tahun ini, yang fokus pada masalah inklusivitas dan pengembangan digitalisasi layanan haji dan umrah. Ada dua topik yang dibahas, antara lain inklusivitas dan digitalisasi dalam kebijakan tingkat tinggi, serta yang kedua penerapan praktis digitalisasi haji dan umrah,” kata Kepala Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu, Jumat (7/10/2022).

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

Menurut Anggito, ada beberapa alasan mengapa inklusivitas dan pengembangan digitalisasi layanan haji dan umrah adalah isu yang sangat penting.

Pertama, ibadah haji dan umrah berkaitan dengan rukun Islam, sehingga misi haji atau penyelenggara harus meningkatkan kualitas layanannya secara bertahap.

Layanan yang dimaksud untuk ibadah haji dan umrah ini meliputi aspek ritual, pengajaran dan pelatihan, serta pemberian fasilitas seperti penerbangan, akomodasi dan katering yang disediakan oleh teknologi dan informasi (IT).

Kedua, terdapat fakta bahwa layanan-layanan tersebut mencakup berbagai masalah di luar aspek keagamaan, di antaranya adalah penyediaan visa, keamanan, aspek pariwisata, logistik, teknologi kesehatan, bisnis dan keuangan.

“Pelaksanaan haji dan umrah harus inklusif dengan memberikan akses yang sama, bagi orang-orang yang mungkin selama ini dikecualikan,” jelasnya.

Ketiga, digitalisasi haji dan umrah harus memenuhi kebutuhan untuk mengatasi masalah inklusivitas ini.

Digitalisasi haji dan umrah dalam platform global yang terhubung ke semua negara di dunia, harus dapat diakses oleh masyarakat.

“Setiap misi haji harus membangun sistem digital yang menghubungkan layanan operasi dan keuangan,” imbuhnya.

Konferensi haji internasional ini akan diawali dengan membahas digitalisasi dan inklusivitas ekosistem haji di tingkat pemerintahan. Nantinya, akan dibahas pula isu-isu terkait digitalisasi haji dan umrah dan praktiknya, untuk penyelenggaraan haji dan umrah di misi haji, lembaga keuangan dan operator tur.

Dalam panel-panel ini, para pembicara akan menyampaikan cerita, pengalaman, maupun tantangan untuk meningkatkan inklusivitas melalui digitalisasi operasi haji dan umrah.

Dalam kegiatan konferensi kali ini, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (LoA) antara BPKH dan Komisi Nasional Haji Nigeria (NAHCON) mengenai berbagai kegiatan ke depan, terkait penyelenggaraan haji dan dana haji.

BPKH dan Kementerian Agama (Kemenag) juga akan meluncurkan sistem mobile, sebuah aplikasi digital real time terintegrasi dan keuangan haji di Indonesia.

Dalam rangka mendukung digital talent tersebut, BPKH juga akan mendapatkan dukungan kelembagaan dari Universitas Insan Cita Idonesia, sebuah universitas digital terkemuka di Indonesia, dengan menandatangani MoU. (ATN)

Tags: HajiJemaah Haji Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.