• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Inovasi Smart Farming Indonesia Sabet Prestasi Internasional di Jerman

by Redaksi Asiatoday
July 14, 2020
in CORPORATION
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Inovasi Smart Farming Indonesia Sabet Prestasi Internasional di Jerman

Salah satu proses penerapan Smart Farming yang dikerjakan MSMB di Situbondo. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan Startup dari Indonesia, PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) terpilih sebagai pemenang Hermes Startup Award 2020 di Jerman.

MSMB meraih penghargaan di ajang Hannover Messe. MSMB merupakan salah satu alumni program Startup 4 Industry yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Kami sangat bangga terhadap prestasi yang diraih MSMB. Apalagi ini diperoleh di ajang Hannover Messe, Jerman yang merupakan tempat lahirnya industri 4.0,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (14/7/2020).

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Hermes Startup Award 2020 adalah penghargaan internasional untuk bidang inovasi teknologi yang memberikan manfaat kepada industri, lingkungan, dan masyarakat. Ajang bergengsi tersebut bagian dari kegiatan Hannover Messe 2020 yang rencananya berlangsung pada 20-24 April tahun ini, namun diundur karena terjadi pandemi Covid-19.

Hannover Messe sendiri merupakan acara pameran tahunan teknologi terbesar dunia yang digelar di Jerman.

“Sedianya pemberian penghargaan Hermes Startup Award 2020 akan dilaksanakan pada Official Opening Ceremony Hannover Messe 2020, dengan Indonesia menjadi official country partner,” imbuh Gati.

Akhirnya, seremonial penghargaan tersebut dilaksanakan pada 14 Juli 2020 secara daring pada acara bertajuk Hannover Messe Digital Days.

“Kami meyakini lewat inovasi para startup seperti MSMB, target dari aspirasi besar peta jalan Making Indonesia 4.0 dapat terwujud, yakni menjadikan Indonesia sebagai bagian dari 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada tahun 2030,” papar Gati.

Sebelumnya, MSMB yang berada di bawah payung ekosistem startup UMG Idealab telah berhasil memenangkan kompetisi Startup 4 Industry pada tahun 2018. Kompetisi startup tersebut digelar untuk memacu ekosistem inovasi agar semakin banyak penyedia teknologi industri 4.0 dari karya anak bangsa.

“Melalui program Startup 4 Industry, kami berusaha mempertemukan inovasi dan kebutuhan industri,” terangnya.

Menurut Gati, teknologi moderan akan membantu sektor industri mengembangkan model bisnisnya dengan menciptakan value offer dan value capture yang baru, termasuk bagi pelaku industri kecil menengah (IKM).

Co-founder sekaligus Presiden Direktur MSMB, Bayu Dwi Apri Nugroho menjelaskan, solusi inovasi MSMB adalah teknologi Smart Farming 4.0 yang digadang MSMB melalui RiTx, di antaranya Agri Drone Sprayer (drone penyemprot pestisida dan pupuk cair), Drone Surveillance (drone untuk pemetaan lahan), Soil and Weather Sensor (sensor tanah dan cuaca), hingga Water Debit Sensor (sensor debit air).

Adanya beragam inovasi tersebut, membuat industri alat mesin pertanian akan mulai bertransformasi ke teknologi industri 4.0 dengan hadirnya solusi dari MSMB. Apalagi, permasalahan yang dihadapi di pertanian saat ini adalah ketidakpastian cuaca, hingga penggunaan pupuk berlebihan.

“Menggunakan aplikasi RiTx, kita bisa mendapatkan informasi cuaca dan rekomendasi pemupukan dari data sensor tanah dan cuaca yang sudah dipasang di lahan. Informasi ini akan membantu agar dapat bertani dengan lebih presisi,” jelas Bayu.

Beberapa fitur lain dalam RiTx, yakni identifikasi hama, informasi harga pangan, hingga fitur forum yang bisa dimanfaatkan dalam mendukung aktivitas pertanian.

Menurut Bayu, dengan menggunakan aplikasi RiTx, petani bisa melakukan pencatatan kegiatan selama proses budidaya sehingga aktivitas kegiatannya dapat tercatat dengan baik dalam bentuk Good Agricultural Practices (GAP).

“GAP ini nantinya menjadi basis dalam fitur traceability yang sedang dikembangkan MSMB,” ujarnya.

Bayu menambahkan, melalui aplikasi dari MSMB, juga akan meningkatkan nilai jual produk hasil panen, hingga konsumen bisa mendapatkan kepastian informasi mengenai budidaya dari produk pangan yang dikonsumsi.

“Bagi sektor industri agro, dengan adanya inovasi MSMB, akan membantu meningkatkan jaminan pasokan dan kualitas bahan baku,” tandasnya. (AT Network)

Tags: Hannover Messe 2020KemenperinMitra Sejahtera Membangun BangsaSmart FarmingStartup Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.