• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Investasi Rp7 Triliun, Sinar Mas Land Bangun BSD Innovation Lab

by Redaksi Asiatoday
September 16, 2019
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp7 Triliun, Sinar Mas Land Bangun BSD Innovation Lab

BSD Innovation Lab, Sinar Mas. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan Sinar Mas Land bekerja sama dengan Digitaraya dan GK Plug and Play mendirikan BSD Innovation Lab untuk mendukung lahirnya perusahaan rintisan di bidang teknologi properti dan smart housing.

Head of Digital Hub Project Sinar Mas Land Irawan Harap mengungkapkan, seiring dengan perkembangan teknologi, para pelaku usaha juga perlu menyesuaikan dengan cepat. Dalam konteks itu, pihaknya berkomitmen untuk mendirikan ekosistem yang mendukung pengembangan teknologi.

“Kami harap BSD Innovation Lab dapat memberikan nilai tambah bagi ekonomi digital di Indonesia,” ujarnya, melalui keterangannya, Senin (16/9/2019).

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Sinar Mas Land mengalokasikan investasi sebesar Rp7 triliun dalam 10 tahun untuk pengembangan digital hub seluas 26 hektare.

Digital Hub ini memiliki tiga model bisnsi yang berbeda, yaitu menjual lahan, membangun dan menyewakan gedung, dan menyediakan ekosistem digital termasuk bagi perusahaan rintisan seperti halnya membangun akselerator seperti BSD Innovation Labs.

Pihaknya menggandeng Digitaraya dan GK Plug and Play sebagai akselerator untuk menyediakan kurikulum, jaringan mentor, serta menghubungkan dengan mitra korporasi dan investor potensial.

Nantinya, solusi yang dihasilkan oleh perusahaan rintisan lulusan BSD Innovations Labs memiliki potensi untuk diintegrasikan ke dalam bisnis Sinar Mas Land termasuk di kawasan BSD City yang tengah digadang-gadang menjadi Sillicon Valey selanjutnya.

“Kita siapkan tempat, kita undang vendor dan supplier untuk menjadi corporate partner. Kelebihannya nanti kalau menemukan startup yang cocok, kita bisa chip in dari awal sebelum valuasinya meningkat,” paparnya.

Managing Director Digitaraya Nicole Yap menyatakan pihaknya akan menyediakan kurikulum pelatihan dan bimbingan selama satu bulan berdasarkan kurikulum Google. Rencananya, program batch pertama akan diluncurkan pada Februari 2020.

“Kita dapat melihat pengembangan ekosistem perusahaan rintisan yang mulai matang, semakn banyak perhatian kepada ekonomi digital. Kehadiran BSD Innovation Lab ini akan memberikan akses kepada para startup untuk berkolaborasi dengan berbagai perusahaan yang ada di kawasan ini,” ujarnya.

Pihaknya bakal menggelar empat batch program akselerasi setiap tahunnya. Selain masa inkubasi, nantinya juga aka nada demo day ketika para pendiri perusahaan rintisan memiliki kesempatan untuk mempresentasikan bisnisnya kepada para investor potensial untuk mendapatkan pendanaan.

Accelerator Director GK Plug and Play Indonesia Aaron Nio menyatakan, pihaknya mmbantu perusahaan rintisan untuk mendapatkan investor dan mitra strategis untuk mencari peluang kolaborasi.

Pihaknya mengaku tak memiliki target spesifik mengenai jumlah perusahaan yang akan dihasilkan. Namun dia memproyeksikan untuk batch pertama akan menghasilkan setidaknya 5 hingga 10 perusahaan rintisan.

“Kami ingin mencari startup di bidang proptech yang membentuk model bisnis baru di properti, smart city, kecerdasan buatan, IoT, hingga machine learning,” ujarnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: BSD CityBSD Innovation LabEkonomi DigitalSinar Mas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.