• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Italia Buka Lockdown Mulai 3 Juni

by Redaksi Asiatoday
May 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Darurat Covid-19, Italia Tutup Total Seluruh Wilayahnya

Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte akan membuka pintu perbatasan dan memperbolehkan warga negaranya bepergian secara domestik mulai 3 Juni 2020.

Pemerintah pada Sabtu (16/5/2020), menyatakan warga negara Italia akan diizinkan melakukan mobilitas secara normal. Keputusan tersebut diikuti dengan pembukaan sejumlah bisnis pada 18 Mei 2020.

Portugal, Spanyol, dan Yunani juga melakukan pelonggaran yang sama, mengindikasikan adanya optimisme bahwa periode pemulihan sudah di depan mata.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Keputusan tersebut diumumkan setelah Italia mencatatkan penurunan kematian menjadi 242 pada Jumat (16/5/2020) dari 262 pada hari sebelumnya dan jumlah kasus baru menyentuh level terendah selama empat hari.

Pada saat yang sama, Italia memperbolehkan sektor manufaktur dan konstruksi untuk beroperasi penuh pada awal bulan ini. Pelonggaran juga diberikan pada masyarakat yaitu jogging atau mengunjungi keluarga.

Sebelumnya, pemerintah telah mengguyur stimulus kedua senilai 55 miliar euro (USD59,5 miliar) untuk mengurangi tekanan pandemic terhadap ekonomi. Program itu khusus memberikan likuiditas bagi pebisnis dan rumah tangga yang terdampak krisis ini.

Komisi Uni Eropa memprediksi ekonomi Italia bakal menyusut 9,5 persen pada tahun ini, sedangkan estimasi Bloomberg Economics memproyeksi adanya kontraksi sebesar 13 persen.

Dengan penerimaan pajak yang anjlok dan permintaan yang tinggi terhadap stimulus, utang negara ini akan melonjak lebih dari 150 persen terhadap produk domestik bruto.

Sementara itu, Lombardy yang berada di sekitar Milan, area yang masih masuk zona merah masih belum memperbolehkan toko dan restoran untuk buka. Gubernur Attilio Fontana masih menunggu data lebih detil dari ahli kesehatan, sebelum memutuskan untuk melakukan pelonggaran. (ATN)

Tags: Corona EropaCoronavirusCOVID-19Italia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.