ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sejumlah agenda tahunan sudah digelar di Jawa Tengah seperti Borobudur Marathon dan Tour de Borobudur. Tapi itu sepertinya sangat kurang. Sejumlah ajang bakal digelar.
“Hari ini ada masukan yang menarik arahan Pak Presiden dan Pak Wakil Presiden berkaitan dengan infrastruktur pendukung, dan kedua kayak-kayaknya orang kalau ke Borobudur hanya datang sekali saja. Maka atraksi menjadi penting,” kata Ganjar kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas tentang Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/7/2019) sore.
Menurut Ganjar, pihaknya punya agenda tahunan Borobudur Marathon yang ternyata menarik peserta dari Tokyo dari Berlin datang.
“Karena itu, ini akan diduniakan sebagai sportourism kelas dunia,” ujar Ganjar.
Selain itu, Jateng juga punya Tour de Borobudur. “Ini untuk create event khususnya sportourism,” ujarnya.
Ganjar juga menambahkan, pihaknya mulai mendorong Borobudur dari sisi atraksi. Akan ditampilkan seni budaya lokal terus kemudian model karnaval. Tentu saja mulai menarik untuk pentas musik. Baik Mariah Carey yang pernah datang terus kemudian Westlife sebentar lagi.
“Ini akan coba kita tawarkan kepada publik agar orang bisa hadir. Jadi kami mendapatkan pengarahan apa saja kemudian selain atraksi-atraksi yang ini bisa ditampilkan di masyarakat,” terang Ganjar.
Dari sisi akomodasi, menurut Gubernur Ganjar, sudah berjalan dan hari ini untuk acara Borobudur Marathon di bulan November saja seluruh guest house sudah full book.
“Setiap rumah kami akan fasilitasi dengan kredit perbankan suku lunak tanpa jaminan, bunga rendah tanpa jaminan, dan itu kalau satu rumah punya satu, dua kamar dan itu minimum standard dengan kelas kamar International standard begitu, maka setiap ada event ini akan bisa tercukupi dan masyarakat terlibat,” kata Ganjar.
