• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jokowi ‘Show Force’ di Natuna, Kapal China Hengkang dari ZEE Indonesia

by Redaksi Asiatoday
January 9, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jokowi Perintahkan Panglima TNI Usir Kapal Asing Pencuri Ikan di Natuna

ASIATODAY.ID, JAKARTA – ‘Show Force’ Presiden Jokowi bersama Panglima TNI
Marsekal Hadi Tjahjanto di Natuna, Kepulauan Riau memberi dampak besar.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal Sisriadi mengungkapkan, kapal-kapal nelayan berbendera China bersama kapal Coast Guard China sudah hengkang dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Natuna Utara.

“Berdasarkan pantauan TNI AU melalui udara, kapal-kapal China yang melakukan ilegal fishing sudah keluar dari ZEE Indonesia pasca kunjungan presiden ke Natuna,” terang Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, melalui keterangannya, Kamis (09/01/2020).

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Menurut Sisriadi, kunjungan Jokowi ke Natuna memberikan pesan tegas ke pemerintah China di Beijing terkait konflik di perairan Natuna. Dan Pemerintah China menyambut dengan cermat pesan itu.

“Saya tegaskan, kapal-kapal China sudah tidak ada dan telah meninggalkan wilayah ZEE,” tegas Sisriadi.

Sisriadi menjelaskan bahwa tugas TNI di perairan Natuna sangat jelas untuk menjaga kedaulatan Indonesia sekaligus membantu tugas diplomasi yang dilakukan pemerintah terhadap pemerintah China.

Tugas itu diwujudkan dengan berbagai tindakan, salah satunya personel TNI kerap melakukan pengusiran terhadap para nelayan berbendera China keluar dari ZEE Indonesia di perairan Natuna.

“Artinya TNI bertindak sesuai prosedur mengusir mereka. Berulang-ulang dan tak pernah capek,” urai Sisriadi.

Sehari sebelumnya, Presiden Jokowi bersama Panglima TNI berkunjung ke Natuna, setelah situasi kian memanas di di perairan Natuna Utara.

Saat di Natuna, Jokowi menegaskan bahwa Natuna adalah Tanah Air Indonesia dan tidak boleh diganggu gugat oleh pihak manapun, termasuk China. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Indonesia vs ChinaNatunaPanglima TNIPresiden JokowiZEE Natuna UtaraZEEI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.