• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Kolaborasi McDonald dan Ford Ciptakan Komponen Mobil dari Limbah Makanan

by Redaksi Asiatoday
December 9, 2019
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kolaborasi McDonald dan Ford Ciptakan Komponen Mobil dari Limbah Makanan

ASIATODAY.ID, CHICAGO – Ford Motor Company dan McDonald di Amerika Serikat berkolaborasi untuk menciptakan komponen mobil dari hasil limbah makanan.

Nantinya merek mobil asal Negeri Paman Sam itu akan menggunakan limbah makanan dari McDonald sebagai bahan baku untuk memproduksi sejumlah komponen mobil.

Di awal kerja sama ini, Ford akan menggunakan sisa-sisa kulit kopi untuk digunakan sebagai campuran bahan selain plastik dan sejumlah zat adiktif lainnya untuk dijadikan komponen. Nantinya, kulit kopi ini akan diubah menjadi rumah lampu utama, beberapa bagian interior, dan lapisan di bawah kap mesin.

RelatedPosts

Ceria Corp Strengthens Indonesia’s Nickel Downstream Strategy

Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Rival dari Chevrolet ini menjelaskan campuran kulit kopi dan plastik akan membuat komponen lebih ringan 20 persen dan memiliki daya tahan terhadap panas yang lebih baik dibandingkan material yang ada selain itu. Kemudian untuk proses pembuatannya lebih mudah, dan bahkan lebih hemat 25 persen energi yang digunakan saat ini.

Hal ini tidak terlepas dari setiap tahunnya ada jutaan limbah makanan yang dihasilkan oleh McDonald dan terbuang sia-sia. Sehingga pemanfaatan limbah makanan ini bisa membuat efisiensi lebih baik, dan berujung kepada proses akhir yang lebih ramah lingkungan bagi kedua pihak.

Senior Technical Leader, Sustainability and Emerging Materials Research Team Ford, Debbie Mielewski, menjelaskan hal ini (inovasi yang ramah lingkungan) menjadi prioritas Ford lebih dari 20 tahun, dan ini menjadi contoh loncatan terhadap ekonomi, dimana industri yang berbeda bekerja sama dan melakukan pertukaran material.

“Komitmen McDonald terhadap inovasi juga mengesankan kami, dan sesuai dengan visi kami terhadap masa depan yang berkelanjutan,” ungkap Debbie dikutip dari keterangan resminya, Senin (9/12/2019). (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: FordIndustri OtomotifMcDonaldTrump Residence
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.