• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 27, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Lawan AS, Iran dan China Bangun Aliansi Strategis Selama 25 Tahun

by Redaksi Asiatoday
March 29, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Lawan AS, Iran dan China Bangun Aliansi Strategis Selama 25 Tahun

Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif. Dok RT

ASIATODAY.ID, TEHERAN – Iran dan China sepakat bersatu membangun aliansi strategis dengan menandatangani perjanjian kemitraan selama 25 tahun.

Seperti dilaporkan RT, Sabtu (27/3/2021), perjanjian yang disepakati kedua negara untuk menghadapi tekanan Amerika Serikat (AS).

Kesepakatan kerja sama antara Iran dan China yang mencakup seperempat abad telah ditandatangani di Teheran, yang melanjutkan peran Iran dalam prakarsa infrastruktur global China. Kedua negara menjadi sasaran sanksi AS.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

Dokumen penting itu ditandatangani selama upacara yang disiarkan televisi oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif.

Dokumen itu dijelaskan oleh pihak Iran sebagai “peta jalan lengkap dengan klausul politik dan ekonomi strategis yang mencakup kerja sama perdagangan, ekonomi dan transportasi.”

Menteri Luar Negeri China memuji kemerdekaan kebijakan luar negeri Iran, menurut media Iran, mengatakan bahwa “tidak seperti beberapa negara yang mengubah posisi mereka dengan satu panggilan telepon.”

Wang tiba di Iran pada hari Jumat (26/3) untuk serangkaian pertemuan dengan pejabat tinggi Iran, termasuk Presiden Hassan Rouhani dan Ali Larijani, mantan ketua parlemen dan penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Kunjungan tersebut menandai peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Teheran dan Beijing dan merupakan bagian dari tur yang lebih besar di Timur Tengah oleh diplomat top China.

Kemitraan Strategis Komprehensif China-Iran pertama kali diumumkan pada Januari 2016 saat kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Teheran. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaIran
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.