• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ledakan di Lebanon 10 Kali Lebih Dahsyat dari Ledakan di Texas

by Redaksi Asiatoday
August 5, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
LEDAKAN DI LEBANON: Korban Tewas Capai 100 Jiwa, Rumah Sakit Kewalahan Tangani Korban

Ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut, Lebanon. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pasca ledakan dahsyat yang mengguncang Lebanon, Tagar #PrayForLebanon di jagad Twitter menjadi trending nomor satu di seluruh dunia.

Dari peristiwa itu, warganet kemudian membandingkannya dengan ledakan yang pernah terjadi di Texas, Amerika Serikat 7 tahun silam. Ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut, Lebanon tersebut diperkirakan 55 kali lipat lebih besar dari Ledakan Texas.

Penyebab ledakan besar di Lebanon adalah 2.750 ton amonium nitrat terbakar. Bahan tersebut biasa digunakan sebagai bahan untuk pupuk karena tinggi nitrogen, namun juga mudah terbakar apabila tercampur dengan bahan lain yang mudah terbakar juga.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Di Texas pada 2014 terjadi ledakan akibat amonium nitrat sebanyak 30 ton. Di Beirut disebutkan 2.750 ton,” tulis akun twitter @aslamkhanbombay, Rabu (5/8/2020).

Faktanya, menurut laporan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) Amerika Serikat, ledakan di Texas terjadi pada 2013. Perusahaan pupuk West Fertilizer Company meledak karena menyimpan 240 ton amonium nitrat dan 50 ton amonium anhidrat di gudangnya.

Dengan demikian, ledakan di Lebanon besarnya 10 kali lipat dibandingkan dengan ledakan di Texas. Padahal, dalam peristiwa ledakan di Texas ada 15 orang tewas dan 160 orang luka, selain itu lebih dari 150 gedung rusak dan hancur.

Melansir Forbes, alih-alih mirip ledakan di Hiroshima, ledakan di Pelabuhan Beirut lebih mirip seperti peristiwa ledakan di Pelabuhan Halifax, Kanada.

Peristiwa yang terjadi pada masa Perang Dunia I tersebut menewaskan 1.963 orang dengan lebih dari 9.000 orang luka-luka serta 6.000 orang kehilangan rumah.

Pasalnya, seluruh bangunan dengan radius 1.600 kaki dari pusat ledakan terempas dan rata dengan tanah.

Alex Wellerstein, sejarawan sains di Stevens Institute of Technology, mengatakan bahwa ledakan yang menghasilkan kepulan asap berbentuk jamur tersebut dihasilkan pada setiap ledakan besar, tak hanya ledakan dari bahan-bahan tertentu.

“Namun, untuk ledakan yang skalanya lebih besar seperti di Hiroshima asap atau awan yang terbentuk bertahan lebih lama. Warna merah dan oranye yang muncul setelah ledakan menunjukkan bahwa itu jelas bukan ledakan nuklir,” jelasnya. (ATN)

Tags: LebanonPrayForLebanon
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.