• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Muncul Varian Baru Covid-19 di China, Guangzhou Batalkan Ratusan Penerbangan

by Redaksi Asiatoday
June 1, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bandara Internasional Guangzhou Diklaim Tersibuk di Dunia 2020

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Guangzhou, China. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Otoritas Guangzhou, China, membatalkan ratusan penerbangan menyusul adanya penyebaran infeksi Covid-19 varian baru. Penyebaran Covid-19 varian terbaru itu berlangsung lebih cepat dibanding varian sebelumnya.

Otoritas Guangzhou juga menerapkan kebijakan lockdown atas salah satu distrik di Ibu Kota Provinsi Guangdong itu. Beberapa akses jalan dan 473 persimpangan jalan di Distrik Liwan, wilayah yang paling parah terkena dampak Covid-19 sejak Senin (31/5) lalu telah ditutup.

Penduduk yang tinggal di wilayah tersebut dilarang keluar-masuk dan semua tempat umum ditutup. Pemerintah Kota Guangzhou juga telah membentuk 300 tim untuk melakukan investigasi epidemiologi.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

Program vaksinasi massal dibatalkan agar petugas medis lebih berkonsentrasi pada tes PCR massal. Hingga Senin sore sudah ada tiga juta sampel yang dikumpulkan petugas.

Dewan Pemerintahan China telah membentuk satuan tugas khusus untuk memandu penanganan anti-epidemi di Guangzhou.

“Pelacakan virus akan terlihat jelas setelah investigasi secara cepat dan intensif,” demikian kata Wakil Wali Kota Guangzhou Li Ming kepada pers.

Penerbangan dari dan tujuan Bandar Udara Internasional Baiyun di Guangzhou ditangguhkan sejak Senin. Pada pukul 11.40 waktu setempat sebanyak 519 penerbangan atau sekitar 37,34 persen jadwal penerbangan di salah satu bandara tersibuk di dunia itu dibatalkan. Hal itu diketahui dari Variflight.com, perusahaan layanan data penerbangan. Sepanjang 2020, Bandara Baiyun telah melayani 43,77 juta penumpang.

Pada Senin Guangzhou mendapati 18 kasus baru sehingga jumlahnya secara keseluruhan mencapai 23 kasus terhitung sejak 21 Mei. Bandara Baiyun merupakan bandara tujuan penerbangan internasional utama selama Covid-19.

Guangzhou merupakan salah satu kota di China yang menampung para pengguna penerbangan internasional untuk melakukan karantina selama 14 hingga 21 hari sebelum menuju berbagai kota lainnya, terutama Beijing. Sampai saat ini Beijing belum sepenuhnya melayani jalur internasional langsung. (ATN)

Tags: ChinaCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.