• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Organisasi Kartel Nikel Dunia Segera Terbentuk, Libatkan Indonesia, Kanada dan Australia

by Redaksi Asiatoday
November 17, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Organisasi Kartel Nikel Dunia Segera Terbentuk, Libatkan Indonesia, Kanada dan Australia 1

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia. Dok

ASIATODAY.ID. JAKARTA – Organisasi kartel nikel dunia layaknya Organisasi Pengekspor Minyak Bumi (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) tidak lama lagi akan segera terbentuk.

Pasalnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia Republik Indonesia telah menyerahkan draft formulasi pembentukan organisasi tersebut ke Kanada dan Australia.

Menurut Bahlil, pihaknya kini masih menunggu respon balik dari negara-negara tersebut.

RelatedPosts

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Trois Films and South Korea’s JJan E&M Forge Strategic Partnership in Film Industry

“Dari kita sendiri formulasinya sudah ada tapi kan harus kita tawarkan formulasi yang sama untuk kemudian mereka ada koreksi tidak, dan sekarang tawaran konsep itu sudah kita serahkan ke mereka. Kita menunggu mendapat feedback balik. Tapi kesepahaman umumnya kita sudah pada satu titik pemikiran yang sama,” kata Bahlil dalam keterangan resmi, Kamis (17/11/2022).

Bahlil mengungkapkan, adanya kartel nikel sejenis OPEC ini akan berdampak positif terhadap negara-negara produsen nikel, terutama dalam hal nilai tambah.  Selain itu, dia juga menegaskan bahwa adanya kartel nikel sejenis OPEC ini merupakan kolaborasi antar negara produsen nikel untuk saling menguntungkan, namun tetap memperhatikan aturan permainan perdagangan internasional.

Inisiatif tersebut pertama kali muncul saat Bahlil bertemu dengan Menteri Perdagangan Internasional, Promosi Ekspor, Usaha Kecil dan Pembangunan Ekonomi Kanada, Mary Ng pada Selasa (15/11/2022).

Sebagai sesama negara yang kaya akan hasil pertambangan khususnya nikel, kata Bahlil, adanya organisasi sejenis OPEC untuk penghasil nikel bisa mempermudah koordinasi dan menyatukan kebijakan komoditas nikel.

“Selama ini yang kami lihat, negara-negara industri produsen kendaraan listrik melakukan proteksi. Akibatnya, negara penghasil bahan baku baterai tidak memperoleh pemanfaatan nilai tambah yang optimal dari industri kendaraan listrik. Melalui kolaborasi tersebut, kita harap semua negara penghasil nikel bisa mendapat keuntungan melalui penciptaan nilai tambah yang merata,” kata Bahlil, Selasa (15/11/2022). (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Hilirisasi NikelKartel NikelNikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.