• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pemerintah Perkenalkan Waqaf Link Sukuk, Instrumen Investasi Berdampak Ganda

by Redaksi Asiatoday
July 28, 2019
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pemerintah Perkenalkan Waqaf Link Sukuk,  Instrumen Investasi Berdampak Ganda

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memperkenalkan sebuah instrumen baru di dunia investasi yang disebut dengan Waqaf Link Sukuk.

Suminto, Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenalkan konsep itu dalam diskusi panel sesi ke-5 Annual Islamic Finance Conference (AIFC) 2019 di Ballroom Hotel JW Marriot, Surabaya (25/7/2019).

“Saat ini kami telah mencetuskan instrumen pembiayaan Waqaf Link Sukuk. Jenis pembiayaan ini adalah hasil kerjasama dari Badan Waqaf Indonesia dan Kementerian Keuangan. Dengan menginvestasikan pokok uang waqaf di Sukuk, nominal pokoknya digunakan untuk membangun Indonesia, return setiap bulannya dipakai untuk membangun fasilitas yg bermanfaat. Inilah yang kita sebut dengan double impact. Bukan cuma satu dampaknya, tapi dua,” jelasnya.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Ia kemudian menyampaikan bahwa menurut kajian Urban Institute, pemerintah perlu berperan dalam pengembangan impact investment karena 3 alasan, yaitu pertama, pemerintah memiliki sumber daya yang terbatas. Kedua, dengan melibatkan sektor swasta, lebih besar kemungkinan untuk mendapatkan solusi-solusi inovatif, dan ketiga, pengalaman pemerintah dalam mengelola isu-isu sosial dan lingkungan bisa menjadi masukan bagi sektor swasta dalam melakukan impact investment.

Ia mencontohkan wujud nyata dari keberhasilan sistem ini adalah Rumah Sakit Mata Achmad Wardi BWI di Serang, Banten.

“Salah satu contoh yang sudah dibangun menggunakan kumpulan waqaf tunai adalah RS Mata Achmad Wardi di Serang. Ke depannya kita akan bangun lagi fasilitas yang dibutuhkan, bisa sanitasi, kesehatan, pendidikan,” tukas Suminto. (Lis)

,’;\;\’\’
Tags: KemenkeuWakaf Link Sukuk
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.