• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Samsung Display Siap Gelontorkan Investasi Rp153,3 Triliun

by Redaksi Asiatoday
October 10, 2019
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Samsung Display Siap Gelontorkan Investasi Rp153,3 Triliun

Kantor Samsung. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Samsung Display dikabarkan siap menggelontorkan investasi hingga USD11 miliar atau setara Rp152,3 triliun untuk membangun fasilitas teknologi dan penelitian pada 2025. Kabar itu disampaikan di Kantor kepresidenan Korea Selatan.

Melansir dari CNBC, Kamis (10/10/2019), Samsung Display yang dikenal sebagai sebuah unit dari Samsung Electronics dan pemasok Apple akan menghabiskan 10 triliun won untuk fasilitas dan sisanya untuk penelitian dan pengembangan teknologi terbaru.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in juga dikabarkan telah menghadiri upacara penandatanganan di pabrik Samsung Display, Kota Asan, Korea Selatan.

RelatedPosts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Untuk diketahui, Samsung Electronics mengumumkan bahwa laba operasinya untuk tiga bulan yang berakhir pada bulan September kemungkinan akan turun lebih dari setengah dari tahun lalu.

Laba operasional untuk kuartal ketiga diperkirakan mencapai 7,7 triliun won Korea (USD6,43 miliar) atau setara dengan Rp91,3 triliun, turun 56,17% dari tahun lalu. Padahal saat itu pembuat smartphone terbesar dunia ini membukukan laba sebesar 17,57 triliun won.

Namun, angka kuartal ketiga itu, jika terealisasi, akan sedikit lebih tinggi dari perkiraan analis rata-rata 7,1 triliun yang dimenangkan oleh Refinitiv Smartestimate. Perusahaan mengatakan penjualan konsolidasi untuk tiga bulan adalah 62 triliun won atau setara dengan Rp735,4 triliun. Angka tersebut telah turun sekitar 5,3% dari tahun lalu.

Hal itu berarti telah menjadi kuartal ketiga berturut-turut di mana laba operasi Samsung telah berkurang separuh dari periode yang sama tahun sebelumnya. Dalam tiga bulan yang berakhir Juni, Samsung mengatakan laba operasinya turun 55,61% satu tahun. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Asia InvestSamsungSamsung Display
No Result
View All Result

Terbaru

  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.