• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Selain Kebakaran Hutan, Australia Kini Diterjang Banjir Bandang

by Redaksi Asiatoday
January 19, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Selain Kebakaran Hutan, Australia Kini Diterjang Banjir Bandang

ASIATODAY.ID, BRISBANE – Bencana alam kembali melanda Australia. Selain krisis kebakaran hutan, sejumlah wilayah pesisir timur Australia diterjang banjir bandang usai sebuah badai menghantam wilayah itu, Sabtu (18/01/2020).

Meski membantu memadamkan beberapa titik api, badai memicu banjir di Brisbane dan di sepanjang Gold Coast di Queensland sejak Jumat kemarin.

Otoritas Queensland telah melakukan sedikitnya tiga penyelamatan, termasuk terhadap dua pengemudi mobil yang hanyut tersapu banjir bandang. Terdapat pula seorang ibu dan anak yang terperangkap di dalam mobil yang tertimpa pohon tumbang.

RelatedPosts

Indonesia Enters Aircraft Carrier Era

Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership

Indonesia Wins Partial WTO Battle Against EU Fatty Acid Tariffs, Defends Export Access

Sedikitnya 50 rumah dikabarkan tergenang banjir di Brisbane. Sementara sejumlah ruas jalan utama di kota tersebut, termasuk Pacific Motorway, ditutup untuk sementara.

Hujan deras dan petir yang dibawa badai juga melanda negara bagian Victoria dan New South Wales, memicu pemadaman di ratusan rumah warga. Sydney diguyur hujan deras yang intensitasnya tertinggi dalam empat bulan terakhir.

Kimba Wong dari Biro Meteorologi Australia mengatakan hujan deras dengan intensitas 300 milimeter sempat turun di beberapa wilayah di Negeri Kanguru.

“Intensitas tertinggi tercatat 330 milimeter di Loder Creek,” kata Wong, melansir Independent. Ia menambahkan hujan deras dan badai petir diperkirakan masih akan melanda Australia dalam beberapa hari ke depan.

Sejak September 2019, krisis kebakaran hutan di Australia telah menewaskan sedikitnya 29 orang, menghancurkan ribuan rumah dan juga membakar jutaan hektare lahan.

Petugas pemadam di NSW mengaku akan memanfaatkan kondisi cuaca basah kali ini untuk memadamkan titik api tersisa. Sekitar 75 titik api dilaporkan masih berkobar di NSW hingga Sabtu kemarin. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Asia NewsAsia PasifikAustraliaAustralia BurnBanjirClimate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyKebakaran Hutan Australia
No Result
View All Result

Terbaru

  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • Indonesia Enters Aircraft Carrier Era
  • Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership
  • Indonesia’s Mineral Transformation: Moving Up the Global Value Chain
  • Indonesia Wins Partial WTO Battle Against EU Fatty Acid Tariffs, Defends Export Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.