• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Situasi Darurat di Afghanistan, Indonesia Dorong OKI Galang Dukungan Internasional

by Redaksi Asiatoday
December 19, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Situasi Darurat di Afghanistan, Indonesia Dorong OKI Galang Dukungan Internasional

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. Dok Kemlu

ASIATODAY.ID, ISLAMABAD – Pertemuan Darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) digelar di Islamabad, Pakistan pada Minggu (19/12/2021).

Pertemuan membahas mengenai situasi darurat di Afghanistan. Pasalnya, situasi kemanusiaan di negeri itu semakin mengkhawatirkan.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mewakili Indonesia, hadir dalam pertemuan darurat tersebut. Dalam pernyataannya, Retno mengatakan, OKI memiliki tanggung jawab moral dan mengambil langkah konkrit untuk membantu rakyat Afghanistan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Saya menyampaikan bahwa dari semua laporan dan informasi yang saya peroleh, hanya ada satu kesimpulan, yaitu bahwa situasi kemanusiaan di Afghanistan semakin memburuk,” kata Retno, Minggu, 19 Desember 2021.

Menlu Retno mengatakan, pertemuan OKI ini menjadi momentum yang baik untuk menangani tiga isu.

“Pertama, OKI harus dapat memobilisasi dukungan dan sumber untuk menangani krisis kemanusiaan di Afghanistan,” kata Retno.

Dalam konteks ini, Indonesia siap untuk berkontribusi. Menurut Retno, saat ini Indonesia sedang menyiapkan bantuan makanan dengan berkoordinasi badan PBB di lapangan.

Kedua, penting untuk dibuat roadmap mengenai upaya untuk memenuhi komitmen Taliban yang disampaikan 16 Agustus 2021.

“Saya menekankan, bahwa semua inisiatif OKI akan sulit diimplementasikan tanpa adanya kemajuan yang signifikan dari Taliban untuk memenuhi janji-janjinya,” lanjut dia.

Menurut Retno, pendekatan ‘Help Us to Help You’ (Tolong Kami untuk Menolongmu) dengan Taliban harus dilakukan.

Ketiga, OKI dapat berperan sebagai jembatan dengan negara donor.

“Saya tekankan kembali, bahwa tiga hal ini sangat penting artinya bagi terciptanya Afghanistan yang damai, stabil dan sejahtera,” ujar Retno.

Di akhir statemennya, Menlu Retno menyinggung mengenai Palestina.

Ia mengatakan, Indonesia secara konsisten akan selalu bersama dengan masyarakat Palestina dalam memperoleh keadilan dan kemerdekaannya. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia - AfganistanOKIOrganisasi Kerjasama Islam
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.