• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Tahun Pemilu, Demokrasi di Asia Hadapi Ujian Berat

by Redaksi Asiatoday
July 21, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tahun Pemilu, Demokrasi di Asia Hadapi Ujian Berat

Suasana dialog dalam Intersession Bali Civil Society and Media Forum (BCSMF) 2023, yang digelar pada Kamis (20/7). Foto Kemlu

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Tahun 2023 dan 2024 menjadi tahun krusial bagi kawasan Asia, dimana demokrasi akan menghadapi ujian berat.

Pasalnya, sejumlah negara di kawasan itu akan menggelar Pemilihan Umum (Pemilu) seperti di Thailand, Singapura, Kamboja, Indonesia, Pakistan, Bangladesh, dan India.

Hal ini menjadi sorotan utama dalam Intersession Bali Civil Society and Media Forum (BCSMF) 2023, yang digelar pada Kamis (20/7). Penguatan Pemilu untuk memulihkan demokrasi menjadi perhatian utama dalam forum ini.

RelatedPosts

Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge

Indonesia Unveils 30 Million Carbon Credits in Bid to Become Global Carbon Market Powerhouse

Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature

Forum ini digagas oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bekerjasama dengan sejumlah Civil Society Organization (CSO) dan media, mulai dari Dewan Pers Republik Indonesia, Institute for Peace and Democracy (IPD), Friedrich Ebert Stiftung (FES), Westminster Foundation for Democracy (WFD), Asia Democracy Network (ADN), dan Asia Democracy Research Network (ADRN).

Forum ini digelar secara hybrid yang dihadiri sekitar 100 peserta dari insan media dan masyarakat madani dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, seperti Timor Leste, Thailand, Australia, Jerman, dan Sri Lanka.

Para peserta membahas pentingnya penyelenggaraan pemilu sebagai langkah pemulihan demokrasi yang telah dihadapkan pada berbagai tantangan selama masa pandemi global.

Ketua Dewan Pers Republik Indonesia, Dr. Ninik Rahayu menyatakan bahwa Pemilu adalah salah satu instrumen demokrasi yang memungkinkan negara untuk menjamin hak-hak fundamental warga negaranya.

Sedangkan, Resident Director Friedrich Ebert Stiftung (FES), Brigitte Juchems, menyoroti beberapa hal penting untuk menciptakan Pemilu yang sehat, seperti pentingnya pendidikan sipil dan politik bagi masyarakat, keseimbangan gender dalam partisipasi politik, serta kebebasan media yang harus dijaga dengan baik.

Dalam fórum ini, para peserta aktif membahas upaya penguatan Pemilu untuk memulihkan demokrasi serta tantangan-tantangan yang dihadapi di berbagai negara.

Beberapa ide yang diusulkan mencakup perlunya meningkatkan pendidikan politik di masyarakat, memberdayakan generasi muda dan wanita untuk mendorong perubahan melalui Pemilu, serta meningkatkan peran masyarakat madani dan media yang independen dalam Pemilu.

Sebagai referensi, BCSMF merupakan bagian integral dari Bali Democracy Forum (BDF), yang bertujuan untuk mendialogkan nilai-nilai demokrasi antara negara-negara dan meningkatkan rasa saling percaya dan menghargai di antara bangsa-bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga membahas upaya meningkatkan profil dan penjajakan kerja sama dengan forum-forum demokrasi di kawasan.

Acara ini menegaskan pentingnya Pemilu sebagai landasan utama bagi demokrasi yang kuat dan sehat. Diharapkan hasil dari pertemuan ini akan menjadi pijakan bagi negara-negara di kawasan Asia untuk menyelenggarakan Pemilu yang berintegritas dan mampu menjawab tuntutan warganya dalam upaya membangun masyarakat yang lebih partisipatif dan demokratis. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: DemokrasiDemokrasi AsiaIntersession Bali Civil Society and Media ForumPemilu AsiaPemilu Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.