• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Bukit Asam Fokus Garap Energi Surya di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
October 6, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bukit Asam Fokus Garap Energi Surya di Indonesia

PLTS Irigasi Pesawaran, Lampung yang dibangun PT Bukit Asam. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan pertambangan batu bara Indonesia, PT Bukit Asam Tbk., kian serius melakukan diversifikasi bisnis, salah satunya melalui pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Sekretaris PTBA Apollonius Andwie C. mengatakan, perseroan memiliki visi untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Visi itu coba diwujudkan dengan melakukan diversifikasi bisnis dan hilirisasi industri batu bara. 

Salah satu diversifikasi bisnis yang menjadi pilihan PTBA adalah pengembangan sektor energi baru dan terbarukan (EBT), yang juga merupakan fokus pemerintah dalam menyediakan energi lebih ramah lingkungan untuk rakyat Indonesia. 

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

“PTBA ingin mengambil bagian dalam roadmap pengembangan PLTS, di Indonesia,” kata Apollo melalui keterangan tertulisnya, Selasa (6/10/2020).

Sejumlah proyek pengembangan PLTS telah dikerjakan yang masuk dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). 

Proyek tersebut antara lain, PLTS Irigasi Pesawaran, Lampung berkapasitas 38.500 watt yang dioperasikan melalui rumah panel kontrol seluas 4×4 meter, 140 keping panel surya, dan pipanisasi sepanjang 50 meter dan PLTS Irigasi Tanjung Raja berkapasitas 18,7 kW yang menggunakan 140 keping panel surya. 

Kemudian PLTS Irigasi Talawi, Sawahlunto berkapasitas 16,5 kW yang dioperasikan melalui rumah panel kontrol 1 unit, 142 keping panel surya, dan pipanisasi sepanjang 1,2 km.

Selain itu, terdapat proyek Bantuan PLTS untuk Yayasan Az-Zawiyah di Desa Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir.

Listrik yang dihasilkan oleh PLTS itu adalah 6 kWp atau setara dengan 6.849 watt, sedangkan kebutuhan listrik yang diperlukan oleh Yayasan tersebut adalah sekitar 5.520 watt. 

Bantuan tersebut terdiri dari 18 keping panel surya, 2 unit inverter, 8 unit baterai, panel listrik 1 unit dan 1 set kabel dengan kapasitas 7 kWp. 

Secara komersil, belum lama ini PTBA membangun PLTS di atap gedung Airport Operation Control Center (AOCC) Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten. Pembangkit dengan kapasitas 241 kilowatt peak (kWp) akan mulai beroperasi penuh pada 1 Oktober 2020 nanti.

PTBA memasang 720 panel di atap gedung AOCC untuk listrik sebesar itu dan nantinya PLTS akan dioperasikan langsung oleh perseroan. Pembangunan pembangkit EBT ini juga  menggandeng anak usaha PT LEN Industri, yakni PT Surya Energi Indotama. 

Ke depannya, PTBA berencana menggarap proyek pengembangan PLTS di lahan pasca tambang milik perusahaan yang berada di Ombilin, Sumatera Barat. 

Lahan tambang yang sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu world heritage ini akan terpasang PLTS dengan kapasitas mencapai 200 MW.  

Konstruksi PLTS dilakukan dalam dua tahap, dan pembangunan tahap pertama ditargetkan bisa rampung dengan kapasitas mencapai 100 Megawatt (MW). Pembangunan tahap I saat ini dalam tahap perencanaan dan studi.

Sementara itu, pembangunan tahap II ditargetkan rampung pada 2022, sehingga total kapasitas PLTS bisa mencapai 200 Megawatt. (ATN)

Tags: Bukit AsamEnergi Baru TerbarukanEnergi HijauGreen EnergyPLTS Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.