• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

China Janjikan Vaksin Covid-19 Bagi 5 Negara di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
August 25, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Tolak Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat Palestina

Negeri China. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdana Menteri China, Li Keqiang menjanjikan vaksin Covid-19 kepada lima negara Asia Tenggara yang tergabung dalam Kelompok Kerja Lancang-Mekong (LMC).

Selain itu, Keqiang uga berjanji untuk berbagi informasi perihal pengendalian air untuk negara-negara yang terkena banjir di sepanjang Sungai Mekong.

Li Keqiang mengungkapkan hal itu dalam konferensi video pertemuan para pemimpin LMC.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

LMC adalah sebuah bentuk kerja sama antara China, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand dan Vietnam.

Menurut laporan dari China Radio International yang dikelola pemerintah, Li mengatakan mitra LMC akan diberi akses prioritas terhadap vaksin setelah China telah sepenuhnya mengembangkan vaksin dan menggunakannya.

Melansir South China Morning Post, Selasa (25/8/2020), menurut angka terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), China sedang mengembangkan dua dari 30 kandidat vaksin yang saat ini sedang dalam evaluasi klinis di seluruh dunia.

China juga akan menyiapkan program kesehatan masyarakat khusus di bawah kerangka dana khusus LMC yang diluncurkan pada 2016, untuk membiayai proyek kerja sama antara enam negara.

Menurut rencana yang dirilis oleh media pemerintah pekan lalu, Li diperkirakan akan berbicara dengan para pemimpin dari semua negara kecuali Laos, termasuk Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Presiden Myanmar Win Myint, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha, dan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc.

Li Keqiang menuturkan China akan terus memberikan materi dan dukungan lainnya kepada mitra LMC untuk memerangi pandemi.

Selain itu, China juga menjanjikan akses prioritas vaksin ke negara lain seperti tawaran ke Filipina pada Juli, setelah Presiden Rodrigo Duterte mengajukan banding kepada Presiden China Xi Jinping untuk mendapatkan akses ketika vaksin selesai dikembangkan.

Duterte mengatakan negaranya tidak akan menentang China dalam masalah Laut China Selatan, di mana kedua negara bersengketa akibat klaim teritorial.

Sementara itu untuk negara-negara di sepanjang Sungai Mekong, China juga mengatakan akan memberikan data hidrologi tahunan untuk memerangi perubahan iklim dengan lebih baik, banjir, dan kekeringan.

Sungai Mekong mengalir dari China (dikenal sebagai Lancang) ke lima negara mitra LMC lainnya dan sering mengalami banjir.

Proyek pembendungan oleh China dan negara-negara lain di sepanjang Sungai Mekong telah menyebabkan ketegangan politik antara negara-negara tetangga di sepanjang sungai terpanjang di Asia Tenggara itu.

Tahun ini, China bergulat dengan banjir di bagian selatan dan tengah dan menewaskan ratusan orang, banjir juga berdampak pada puluhan juta orang. Hujan lebat dan banjir juga menewaskan warga di Thailand, Myanmar, dan Vietnam dalam beberapa pekan terakhir.

Laporan dari kantor berita China, Xinhua, Li Keqiang mengatakan bersedia menawarkan lebih banyak bantuan kepada negara-negara Lancang-Mekong lainnya untuk penggunaan sumber daya air yang lebih baik.

Kelompok Kerja Sama Lancang-Mekong pertama kali diusulkan pada 2014 dan mengadakan pertemuan pimpinan pertamanya pada 2016 di Sanya, China. (ATN)

Tags: ChinaChina VirusSungai MekongVaksin Covid-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.