• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Di Forum ADSW, Presiden Jokowi Berbicara Masa Depan Energi Dunia ada di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
January 14, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Di Forum ADSW, Presiden Jokowi Berbicara Masa Depan Energi Dunia ada di Indonesia

ASIATODAY.ID, ABU DHABI – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi pembicara kunci (keynote speaker) pada forum Abu Dhabi Suistainability Week (ADSW) 2020, di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNEC), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Senin (13/01/2020).

Dalam forum yang mempertemukan para pemangku kebijakan dari berbagai negara, para ahli berbagai bidang industri, para inovator teknologi, serta generasi baru pemimpin dunia itu, Presiden Jokowi menyampaikan banyak hal, di antaranya mengenai kecenderungan perubahan energi dan bagaimana Indonesia memainkan peran utamanya di masa depan dalam bidang energi.

“Sebagai produsen nikel nomor satu di dunia, Indonesia siap memasok industri baterai lithium-ion yang berkembang pesat dan semakin penting,” kata Presiden Jokowi, sebagaimana keterangan tertulis setkab, Selasa (14/01/2020).

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Menurut Presiden, peran Indonesia dalam memasok nikel kepada dunia adalah bagian dari kontribusi terhadap masa depan energi, dalam hal ini masa depan penyimpanan energi.

Ia meyakini, elektrifikasi sistem transportasi seperti transisi ke kendaraan listrik akan meningkatkan kebutuhan baterai lithium-ion dan nikel. Fasilitas baterai lithium-ion skala utilitas, seperti fasilitas Tesla di Australia Selatan sangat penting dalam transisi global menuju energi terbarukan.

Untuk itu, Presiden mengajak peserta ADSW 2020 untuk bermitra dengan Indonesia saat membangun industri dalam negeri untuk memproduksi komponen dan pada akhirnya sel baterai sebagai perpanjangan hilir alami dari produksi nikel Indonesia.

Sawit

Presiden Jokowi juga menyampaikan, bagaimana Indonesia sebagai negara produsen sawit terbesar di dunia memainkan peran utama di masa depan dalam bidang energi melalui transisi ke bahan bakar bio terbarukan.

Menurut Presiden, tahun lalu Indonesia menerapkan persyaratan biodiesel wajib yang disebut B20, semua bahan bakar diesel kami harus mengandung minimal 20 persen biodiesel minyak sawit. Kebijakan ini tidak hanya menghemat 3,4 miliar dollar AS dalam impor bahan bakar, tetapi juga menghemat 8,9 juta ton emisi CO2.

“Kami akan meningkatkan biodiesel menjadi B30 tahun ini yang selanjutnya akan menghemat impor bahan bakar dan mengurangi emisi gas rumah kaca,” papar Presiden Jokowi.

Diakui Presiden, hanya ada beberapa reformasi penting untuk merestrukturisasi sistem energi kita untuk memenuhi tantangan kelestarian lingkungan dan stabilitas ekonomi makro. Namun, dalam mengatasi perubahan iklim itu,menurut Presiden, tugas kita, dan waktu kita singkat.

Presiden menegaskan, perubahan iklim dan tantangan lingkungan akan menjadi masalah abad ini. Tetapi tantangan yang sangat besar ini juga mewakili peluang yang sangat besar, untuk membersihkan udara, mengurangi kebisingan, dan membangun kota baru untuk generasi baru.

“Oleh karena itu, saya percaya apa yang dibutuhkan sekarang adalah inisiatif yang berani dalam skala besar,” tutur Presiden Jokowi.

Pada momentum itu, Presiden Jokowi mengajak peserta ADSW 2020 untuk berinvestasi dalam bidang di mana energi terbarukan dan teknologi bersih menciptakan kehidupan yang berkelanjutan untuk pembangunan ekonomi dan sosial.

Sesi Pidato Kunci Presiden Jokowi pada forum Abu Dhabi Suistainabilitu Week itu dihadiri oleh Putra Mahkota UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan,Presiden Armenia Armen Sarkissian, para duta besar, CEO industri terkemuka dunia, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Abu DhabiAbu Dhabi Suistainability WeekBiodisel IndonesiaBioenergiEnergi Baru TerbarukanGreen EnergyIndustri Kendaraan ListrikKerjasama Indonesia-Uni Emirates ArabPresiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.