• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Gunung Es Mencair Picu Banjir di Kanada, 15 Ribu Warga Dievakuasi

by Redaksi Asiatoday
April 29, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gunung Es Mencair Picu Banjir di Kanada, 15 Ribu Warga Dievakuasi

Gunung Es Mencair di kanada. Ist

ASIATODAY.ID, ALBERTA – Sebanyak 15.000 penduduk diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka di Fort McMurray, Alberta, Kanada, setelah gunung es meleleh hingga menyebabkan sungai meluap, mengirimkan air ke kota itu.

Pejabat di kota Fort McMurray sebelumnya telah memperingatkan kemungkinan banjir selama pencairan es musim semi selama beberapa pekan, lapor Calgary Sun.

Ketakutan mulai merebak pada Minggu 26 April pagi ketika es mulai pecah dan tersumbat di sungai Athabasca dan Clearwater. Es sejak itu telah menciptakan penyumbatan hampir 25 km panjangnya, menghalangi aliran sungai dan meluapkan air ke kota.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Melansir UPI, Rabu 29 April 2020, perintah evakuasi dimulai sebagai sukarela pada Minggu tetapi dengan cepat beralih ke wajib ketika tingkat air naik.

Pada Senin malam, pusat kota Fort McMurray, Draper, Waterways, dan Taiga Nova Industrial Park tenggelam atau di bawah perintah evakuasi, menurut Calgary Sun.

“Evakuasi sukarela dilakukan untuk Grayling Terrace dan gas dimatikan sebagai tindakan pencegahan. Panas atau air panas tidak akan tersedia untuk tempat tinggal mana pun yang memilih untuk tinggal,” lapor Fort McMurray Today.

“200 orang diselamatkan setelah tidak mengikuti perintah evakuasi. Ketinggian air mencapai separuh tempat tinggal dan, dalam beberapa kasus, hingga atap bangunan,” kata pemerintah Kota Wood Buffalo.

Pusat Kesehatan Regional Northern Lights dilaporkan tidak berada di bawah ancaman langsung, tetapi terletak satu blok jauhnya dari Walmart di kota, dekat tepi Sungai Clearwater, tempat parkir sepenuhnya terendam.

Jalan tol Highway 63, yang membentang melalui Fort McMurray dan melintasi Sungai Athabasca tetap terbuka. Meskipun lalu lintas lambat di daerah-daerah di mana pengendara telah memarkir mobil mereka untuk menjelajah ke daerah pusat kota yang terhalang dengan berjalan kaki.

Lalu lintas macet di daerah lain kala pengungsi berbaris di kendaraan mereka untuk pendaftaran drive-thru untuk penginapan. Ketika hotel-hotel di kota mulai terisi, beberapa keluarga dikirim ke utara ke kamp-kamp minyak.

Registrasi drive-thru adalah salah satu dari banyak tindakan pencegahan yang diambil di era jarak sosial. Para pejabat memperhitungkan kemungkinan perlu mengungsi dalam kasus banjir atau kebakaran hutan ketika mereka mulai mewaspadai penyebaran covid-19 pada Januari.

Risiko es meleleh dan banjir selalu kembali setiap musim semi ketika sungai yang beku mulai mencair dan pecah ketika suhu mulai tren yang lebih tinggi. Setelah awal yang dingin untuk bulan itu, suhu cepat pulih.

Meskipun ada metode untuk memecah gundukan es, termasuk ekskavator terapung serta bahan peledak, ukuran timbunan es membuat itu tidak efektif. Sebaliknya, pejabat akan menggunakan karung pasir dan pompa untuk mencegah genangan banjir mencapai lebih jauh ke pedalaman, terutama di dekat rumah sakit.

Fort McMurray tidak asing dengan bencana alam. Ada peristiwa banjir di masa lalu, tetapi pada 2016 sebagian besar kota hancur dalam kebakaran. Saat ini tidak ada pemberitahuan kapan penduduk akan dapat kembali ke rumah mereka. (ATN)

Tags: Climate ChangeClimate EmergencyGunung Es MencairKanadaPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.