• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia Apresiasi TM Hagenbeck yang Rawat 2 Bayi Orangutan Sumatera

by Redaksi Asiatoday
September 30, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Apresiasi TM Hagenbeck yang Rawat 2 Bayi Orangutan Sumatera

Kondisi 'Batu', bayi Orangutan Sumatera yang dirawat di Taman Margasatwa Hegenbeck, Jerman. Dok KJRI Hamburg

ASIATODAY.ID, HAMBURG – Pemerintah Indonesia melalui KJRI Hamburg, Jerman mengapresiasi pihak Taman Margasatwa (TM) Hagenbeck yang telah merawat 2 bayi Orangutan Sumatera.

“Batu” dan “Berani”, nama kedua bayi Orangutan itu lahir di TM Hagenbeck pada waktu yang berbeda. Batu lahir lebih dulu pada Mei 2020 dan Berani pada September 2020.​

Untuk memastikan kondisi keduanya, tim KJRI Hamburg pada (27/9/2021) mengunjungi Batu dan Berani untuk membawakan buah manga dan kelapa

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

“Kami datang untuk menjenguk Batu dan Berani sekaligus memberi sedikit hadiah buah-buahan. Terima kasih kepada TM Hagenbeck yang telah memberikan perhatian dan merawat dengan baik seluruh Orangutan,” ujar Konsul Jenderal RI di Hamburg, Ardian Wicaksono kepada TM Hagenbeck.

Direktur Zoologi TM Hagenbeck, Dr. Guido Westhoff, meyakinkan bahwa Batu dan dan Berani berada dalam perawatan yang baik dari kelompok Orangutan dan staf dari TM Hagenbeck sendiri.

TM Hagenbeck saat ini merawat delapan Orangutan, termasuk Batu dan Berani. Bella, saat ini juga tercatat sebagai Orangutan tertua di dunia yang hidup di penangkaran dengan usia mencapai 60 tahun.

Saat ini, pengunjung telah mulai mendatangi kembali TM Hagenbeck sejak pelonggaran protokol kesehatan diberlakukan di Kota Hamburg. Orangutan sendiri menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat Hamburg dan sekitarnya untuk mengunjungi TM Hagenbeck.

Dalam rangka peningkatan kerja sama dengan TM Hagenbeck, KJRI Hamburg berencana melakukan kegiatan promosi Indonesia di TM Hagenbeck pada tahun 2022, memanfaatkan momen 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jerman. (AT Network)

Tags: Kerjasama Indonesia-JermanKonservasi Orang UtanOrangutanTaman Margasatwa Hagenbeck
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.