• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Indonesia Tuan Rumah KTT G20 pada 2022

by Redaksi Asiatoday
November 23, 2020
in Event
Reading Time: 1 min read
A A
0
Lindungi Ekonomi, Negara G20 Bersatu  Antisipasi Dampak Virus Corona

Negara anggota G20. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 atau Grup of Twenty, 20 negara yang mewakili 90 persen produk domestik bruto (PDB) di dunia. Agenda ini setahun lebih cepat dari jadwal.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa hal itu karena pada 2023 Indonesia juga akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN.

“Indonesia telah melakukan pembahasan mengenai waktu keketuaan G20 ini dengan India,” katanya usai mendampingi Presiden Joko Widodo menghadiri sesi kedua KTT G20 secara virtual, Minggu (22/11/2020).

RelatedPosts

Indonesia Unites 28 Nations at IISAR 2026 to Advance Global Search and Rescue Innovation

Jakarta World FolkFest 2026 Puts Indonesia’s Cultural Diplomacy on the Global Stage

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Menurut Retno, India memiliki usulan yang sama. Retno pun meminta India agar memegang presidensi KTT G20 pada 2023. Kedua negara sepakat bertukar periode.

Seperti diketahui G-20 merupakan forum bersama untuk mempromosikan kerja sama demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi global yang kuat, berkelanjutan, seimbang dan inklusif.

Negara-negara anggota G-20 meliputi AS, Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Italia, Kanada, Argentina, Australia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Brasil, China, India, Indonesia, Republik Korea, Meksiko, Federasi Rusia, Turki, dan Uni Eropa.

Pada tahun ini, presidensi G-20 dipegang Arab Saudi setelah sebelumnya Jepang. Setelah masa presiden Arab Saudi, masih tersisa 5 negara yang belum mendapatkan giliran putaran pertama.

Adapun KTT ini merupakan kali kedua Indonesia bertukar periode presedensi KTT G20. Sebagaimana kesepatakan Osaka Leaders’ Declaration, presidensi setelah Arab Saudi berturut-turut ialah Italia pada 2021 dan India pada 2022.

Setelahnya, Brasil dan Indonesia yang masing-masing akan memperoleh giliran presidensi pada 2023 dan 2024. Afsel akan menutup putaran pertama presidensi G-20 pada 2025.

Mengingat 2024 merupakan tahun sangat sibuk bagi Indonesia karena akan menyelenggarakan pilpres dan pilkada secara serentak dan rencana memindahkan ibu kota negara, maka Indonesia bertukar tempat dengan Brasil. (ATN)

Tags: G20KTT G20
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.