• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Indonesian Petroleum Association Gelar Konvensi dan Pameran 4-6 September 2019

by Redaksi Asiatoday
August 23, 2019
in Event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesian Petroleum Association Gelar Konvensi dan Pameran 4-6 September 2019 1

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesian Petroleum Association (IPA) akan menggelar Konvensi dan Pameran IPA ke-43 Tahun 2019 (IPA Convex 2019) di Jakarta Convention Center, 4-6 September 2019. Tema yang diusung “Driving Exploration and Optimizing Existing Production for Long Term Energy Security”.

Presiden IPA, Bij Agarwal menyatakan tema Convex tahun ini dipilih dengan mempertimbangkan kondisi sektor hulu migas Indonesia. Diperlukannya upaya mengurangi defisit neraca perdagangan karena impor migas yang disebabkan tingginya tingkat konsumsi energi dibandingkan dengan produksi migas saat ini.

“Upaya tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kegiatan eksplorasi guna menemukan cadangan migas baru dan optimasi produksi yang sudah ada,” kata Bij dalam sambutan Press Conference IPA Convex 2019 di Lobby Lounge Bimasena, The Dharmawangsa, baru-baru ini.

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

Pada kesempatan itu, Bij mengungkapkan optimismenya terhadap perbaikan industri hulu migas Indonesia. “Kami optimis kondisi industri hulu migas Indonesia di masa mendatang akan lebih baik karena adanya kerjasama antara semua pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Indonesia,” ungkapnya.

Bij mengungkapkan bahwa industri hulu migas merupakan sebuah industri dengan nilai investasi sangat besar (dari jutaan hingga miliaran dolar AS). Dan, sebagian besar pekerjanya merupakan putra-putri terbaik bangsa Indonesia yang memiliki standar dan kompetensi tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Chairperson IPA Convex 2019, Hanny Denalda, mengungkapkan IPA Convex 2019 memiliki sejumlah acara yang rutin dilaksanakan seperti Plenary Sessions, Technology Sessions, Technical Program (TPC), dan pameran yang melibatkan para pelaku di sektor migas baik dari dalam maupun luar negeri.

“Selain acara rutin, IPA Convex 2019 juga memiliki acara-acara baru seperti Breakfast Meeting bagi para calon investor migas yang akan masuk ke Indonesia, dan Jam Session untuk generasi muda,” ungkapnya.

Melalui Jam Session ini, lanjut Hanny, akan dipaparkan mengenai perlunya generasi muda masuk ke dalam industri hulu migas. Pada sesi ini, akan diberikan pelatihan kepada mahasiswa tentang bagaimana cara membuat curriculum vitae (CV) yang menarik terutama jika ingin berkarir di industri migas.

IPA menyadari bahwa generasi muda perlu untuk bergabung ke dalam industri hulu migas demi memastikan keberlangsungan sektor ini dan adanya ketahanan energi di masa mendatang.

“Kami menargetkan generasi Milenial dapat memiliki presepsi yang positif dan tertarik pada industri migas nasional,” harap Hanny.

Panitia IPA Convex 2019 sangat berharap Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dapat kembali membuka secara resmi dan melihat upaya-upaya apa yang telah dilakukan para investor migas di Indonesia serta penerapan teknologi terbaru demi peningkatan produksi migas nasional bagi ketahanan energi Indonesia.

Kehadiran Presiden dan para Menteri tentunya dapat menjadi sinyal positif dan memberikan jaminan peraturan bagi para investor yang akan menanamkan investasinya di Indonesia.

“Diharapkan, penyelenggaraan IPA Convex 2019 akan menjadi titik tolak munculnya berbagai aktivitas eksplorasi dan optimasi produksi migas demi peningkatan produksi nasional dan menimbulkan daya tarik bagi para investor untuk masuk menanamkan modalnya di Indonesia,” ujar Hanny Denalda.

,’;\;\’\’
Tags: Convex 2019IPAIPA Convex 2019Migas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.