• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 18, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

INOVASI ENERGI BERSIH: Indonesia Mulai Kembangkan Bahan Bakar LNG untuk Kapal

by Redaksi Asiatoday
July 31, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
INOVASI ENERGI BERSIH: Indonesia Mulai Kembangkan Bahan Bakar LNG untuk Kapal

Kilang Pertamina di blok Mahakam. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mulai mengembangkan Proyek Konversi Bahan Bakar Kapal menggunakan Liquefied Natural Gas (LNG) melalui penerapan teknologi Diesel Dual Fuel (DDF).

Inovasi ini diprakarsai oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk usaha, berkolaborasi dengan PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pertamina Gas (Pertagas).

PTK adalah salah satu penyedia kapal yang dioperasikan PHM di WK Mahakam, sedangkan Pertagas berpengalaman dalam pengisian maupun transportasi darat LNG ISO Tank.

RelatedPosts

World Bank and Japan Launch New Push to Secure Global Critical Minerals Supply Chains

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

Teknologi DDF menggabungkan penggunaan HSD dan LNG sebagai bahan bakar kapal. Dalam proyek ini PTK akan memodifikasi mesin pada AHTS Trans Moloco sebagai prototipe teknologi DDF yang diharapkan mulai dioperasikan pada Agustus 2021.

Bila proyek ini berhasil, maka akan dikembangkan ke fase industri pada kapal-kapal lainnya yang dioperasikan di WK Mahakam. Di industri perkapalan, penggunaan LNG sebagai bahan bakar kapal sendiri sudah terbukti

Kolaborasi itu diformalkan dalam bentuk Penandatanganan Nota Kesepahaman, yang dilaksanakan secara daring, di Jakarta, Rabu (29/7). Penandatanganan Nota Kesepahaman pertama adalah antara PTH Direktur Utama PHM, Danar Dojoadhi dan Direktur Utama PTK, Nepos MT Pakpahan.

Dalam kesepakatan itu, PTK nantinya akan mengkonversi kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) Trans Moloco dari berbahan bakar High Speed Diesel (HSD) menjadi berbahan bakar ganda LNG : HSD (60 : 40).

Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman kedua oleh PTH Direktur Utama PHM, Danar Dojoadhi, dengan Direktur Utama Pertagas, Wiko Migantoro. Di dalamnya diatur studi kelayakan transportasi LNG ISO Tank dari PT Badak LNG ke terminal pengisian LNG di jetty kapal PHM.

PTH Direktur Utama PHM, Danar Dojoadhi, mengatakan PHM berbangga karena merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pertama yang mengembangkan teknologi DDF dalam sarana logistik lepas pantai.

Bila berhasil, penerapan teknologi ini akan mengurangi biaya diesel kapal dalam kegiatan operasi hingga 30 persen.

“Saya meyakini inisiatif ini bisa berkontribusi dalam peningkatan efisiensi operasi di WK Mahakam, selain juga memanfaatkan sumber energi yang lebih bersih,” ungkap Danar dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2020).

Direktur Utama PHI, Chalid Said Salim, menyampaikan inisiatif ini merupakan perwujudan sebuah inovasi yang memiliki value creation sangat signifikan, terutama sebagai wujud sinergi antar anak perusahaan PT Pertamina (Persero).

“Kerja sama ini merupakan milestone penting dalam sinergi unit usaha Pertamina dalam bidang logistik,” katanya.

Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas, Arief S. Handoko, menyambut baik kolaborasi antar anak usaha PT Pertamina (Persero) ini.

Menurutnya, penggunaan LNG untuk bahan bakar kapal ini sangat baik, apalagi Indonesia memiliki cadangan gas yang cukup banyak dan akan mengurangi impor HSD.

“Dalam konteks perubahan iklim, SKK Migas juga mendorong perubahan dari penggunaan minyak ke gas yang adalah clean energy,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Energi Baru TerbarukanEnergi HijauGreen EnergyPertagasPertaminaPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Troys Films and South Korea’s Chan ENM Forge Strategic Partnership in Film Industry
  • Asia Drives Global Aquatic Production to Record High, Powered by Aquaculture Expansion
  • Indonesia–Germany Set to Accelerate Economic and Industrial Alliance
  • Indonesia and Germany Deepen Strategic Partnership Amid Global Uncertainty
  • Danantara Raises US$1.5 Billion as Global Investors Flock to Indonesia Bond Offering
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.