• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Investasi USD17,6 Miliar, Kayan Hydro Energy Mulai Bangun PLTA Kayan

by Redaksi Asiatoday
December 23, 2021
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi USD17,6 Miliar, Kayan Hydro Energy Mulai Bangun PLTA Kayan

Bendungan sungai Kayan sebagai sumber energi PLTA Kayan. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Kayan Hydro Energy menginvestasikan USD17,6 miliar untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan dengan masa pengerjaan selama 10 tahun.

Tahap pertama, PT Kayan Hydro Energy merealisasikan USD2,8 miliar untuk konstruksi PLTA Kayan dengan kapasitas 900 megawatt (MW).

Direktur Utama Kayan Hydro Energy, Andrew Suryali mengatakan, konstruksi tahap pertama PLTA Kayan akan dimulai pada awal tahun depan, setelah perusahaan mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) untuk Bendungan 1 yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pekan lalu. Targetnya, proyek tersebut bisa selesai pada 2025 dan memasuki tahap commercial operation date (COD) di 2026.

RelatedPosts

Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT

Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race

Asia’s Green Transition Gets $163 Billion Climate Finance Boost

Nantinya, listrik yang dihasilkan dari PLTA Kayan akan dimanfaatkan untuk memasokan kebutuhan Kawasan Industri Hijau dan Pelabuhan Internasional Tanah Kuning-Mangkupadi.

“Secara teknis untuk pembangunan konstruksi sudah dimulai dan mulai tahun depan merambah ke dalam hutan itu,” jelas Andrew di Jakarta, Rabu (22/12/2021).

Andrew menjelaskan, dalam rencana proyek Kayan Cascade akan ada total 5 bendungan yang bisa menghasilkan listrik berkapasitas 9.000 MW.

Namun, pada saat ini perusahaan masih menunggu IPPKH untuk pembangunan proyek bendungan 2–5 yang masih belum diterbitkan, karena adanya proses peralihan pemberian izin dari yang sebelumnya berada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ke BKPM.

“KLHK menyampaikan sudah terpenuhi dan layak diberikan izin, jadi proses akhirnya kami menunggu di BKPM hampir 2 tahun. Sekarang yang baru terbit izin IPPKH bendungan 1, dimana izinnya berbarengan Kayan 1–5 izinnya jadi 1,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Operasi Kayan Hydro Energy Khaerony menjelaskan, nantinya PLTA di bendungan 2 akan memiliki kapasitas 1.300 MW, serta PLTA di bendungan 3 dan 4 memiliki kapasitas masing-masing 1.800 MW.

Sementara itu, kapasitas listrik terbesar akan dihasilkan dari bendungan 5 dengan kapasitas 3.300 MW.

“Rencana pembangunan kami 1 bendungan setiap 2 tahun. Untuk bisa melakukan ini, kami harus bekerja paling lambat 2 tahun setelah bendungan 1,” tandasnya. (ATN)

Tags: Asia EnergyGreen EnergyKawasan Industri HijauPLTAPLTA KayanPT Kayan Hydro Energy
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.