• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Jerman Kucurkan Rp180 Miliar Bantu Indonesia Atasi Abrasi Pantai

by Redaksi Asiatoday
October 5, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jerman Kucurkan Rp180 Miliar Bantu Indonesia Atasi Abrasi Pantai

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Jerman menggelontorkan dana Rp180 miliar untuk membantu Indonesia mengatasi abrasi pantai di kawasan pesisir Kepulauan Riau (Kepri).

Proyek ini akan dimulai pada tahun depan. Wilayah abrasi terparah yang akan menjadi sasaran proyek terdapat di empat pulau terluar di Kepri diantaranya, Pulau Bengkalis, Pulau Rupat, Pulau Batu Mandi, dan Pulau Rangsang.

“Dana tersebut nantinya akan digunakan sebagai pilot project atau proyek percobaan dari penanganan abrasi,” terang Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Proyek yang akan dikerjakan meliputi pembangunan breakwater atau pemecah gelombang dan penanaman mangorove (bakau).

“Jika pilot project ini berhasil maka akan dilanjutkan kepada pantai-pantai yang tekena abrasi lainnya,” ujarnya.

Menurut Sofyan, untuk merealisasikan proyek itu, pemerintah akan membentuk terlebih dahulu tim internal dari penanganan abrasi tersebut. Di sisi lain, saat ini Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah melakukan studi akhir mengenai upaya mengatasi abrasi di empat pulau tersebut.

“Kegiatan awal akan dimulai tahun depan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan penanganan masalah ini akan melibatkan berbagai pihak, seperti dari Kementerian PUPR hingga Kementerian KKP. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Ekosistem Pesisir dan LautKerjasama Indonesia-JermanKonservasi LautPesisir
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.