• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

KTT COP26: KADIN Pimpin Kolaborasi Swasta Capai Net Zero Emission di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
October 23, 2021
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pembangkit Listrik EBT Indonesia Capai 7.435 MW

Pembangkit Listrik Energi Baru Terbarukan (EBT). Foto : PLN

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) akan menjadi bagian dari delegasi Indonesia pada Conference of Parties (COP) 26 di Glasgow, United Kingdom (UK) yang akan digelar tanggal 31 Oktober hingga 12 November 2021 mendatang.

COP diketahui merupakan forum tingkat tinggi tahunan bagi 197 negara untuk membicarakan perubahan iklim serta langkah negara-negara di dunia untuk menanggulanginya.

Keikutsertaan Kadin dalam kegiatan tersebut menjadi tonggak komitmen Kadin untuk mengajak seluruh sektor swasta mendukung terlaksananya komitmen Net Zero Emission Indonesia.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Sektor energi, dimana ketenagalistrikan menjadi salah satu bagiannya, menyumbang 34% dari total emisi nasional sehingga dekarbonisasi sektor energi merupakan bagian penting dalam usaha menuju net zero emission.

Ketua Komite Tetap Kadin untuk Energi Baru dan Terbarukan (EBT) Muhammad Yusrizki mengemukakan, di dalam sektor ketenagalistrikan, PLN memainkan peranan yang penting sebagai penggerak utama sektor ini di Indonesia. Rancangan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021 – 2030 memberikan sinyal positif bagi industri EBT dimana penambahan kapasitas pembangkitan dari EBT mencapai porsi 51% dari total tambahan kapasitas hingga 10 tahun ke depan.

Menanggapi komitmen dari PLN, Kadin sebagai perwakilan sektor swasta nasional turut mendukung komitmen nasional dan mengambil peran aktif untuk menggerakkan sektor swasta.

“Peran serta pihak swasta dalam rangka dekarbonisasi tidak dapat ditinggalkan, berkaca dari postur ekonomi nasional yang sangat banyak melibatkan pihak swasta,” ungkap Yusrizki melalui keterangan tertulisnya, Jumat (22/10/21).

Sementara itu, menyambung gelaran Road to COP26, KADIN melalui Komite Tetap Energi Baru dan Terbarukan, Kamis (21/10) telah meluncurkan ‘KADIN Net Zero Hub’ yang akan menjadi titik awal gerakan net zero bagi sektor swasta.

Peluncuran di kegiatan bertajuk “Road to COP26: Indonesian Pathway to Net Zero Emission-Energy Transition” yang diselenggarakan di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, ini turut mengundang pemangku kepentingan sektor ketenagalistrikan nasional, diantaranya Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN).

Yusrizki mengemukakan, “Road to COP26: Indonesian Pathway to Net Zero Emission – Energy Transition” yang digagas KADIN bertujuan mengkolaborasikan sektor swasta dalam agenda dekarbonisasi ketenagalistrikan Indonesia.

Dimulai dengan acara Road to COP26 tersebut, KADIN ucapnya, akan mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia, para champions dari berbagai sektor, untuk melakukan deklarasi target net zero mereka.

Sejumlah perusahaan dicontohkannya telah memulai target net zero, seperti Indika Energy, APRIL Group dan GoJek, unicorn asal Indonesia, yang memiliki target Three Zeroes dimana salah satunya adalah zero emission.

“Hanya dengan kolaborasi dan dukungan-dukungan dari pihak swasta Indonesia dapat memenuhi komitmen internasional sebagaimana tertuang dalam NDC dan Updated NDC Indonesia kepada UNFCCC,” tutup Yusrizki. (ATN)

Tags: Emisi KarbonGreen EnergyKadinKTT Iklim COP26Net Zero
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.